HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA ANAK SEKOLAH DI SD MARDI RAHAYU UNGARAN KABUPATEN SEMARANG

  • Rr. Maghfira Nadia P Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Ngudi Waluyo, Ungaran
  • Sri Wahyuni Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Ngudi Waluyo, Ungaran
  • Sigit Ambar Widiyawati Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Ngudi Waluyo, Ungaran
Keywords: Obesitas, Aktivitas fisik

Abstract

Masalah Obesitas bukanlah hal baru dalam masyarakat, 30 tahun yang lalu kegemukan merupakan kebanggaan dan lambang dari kesuksesan finansial. Obesitas adalah suatu kelainan akibat penimbunan jaringan lemak tubuh yang berlebihan. Salah satu faktor yang paling mempengaruhi terjadinya obesitas pada seseorang adalah aktivitas fisik. Aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur dan terus menerus sesuai umur dan kemampuan akan menurunkan berbagai resiko dan mencegah serta mengurangi lapisan lemak tubuh yang menyebabkan obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada anak sekolah di SD Mardi Rahayu Ungaran Kabupaten Semarang.Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik menggunakan pendekatan cross sectional Populasi dalam penelitian ini adalah anak usia sekolah yang bersekolah di SD Mardi Rahayu Ungaran. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan timbangan injak, microtoise, dan kuesioner PAQ-C. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling dan didapatkan 108 sampel. Teknik analisa data menggunakan uji chi square ( ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang memiliki aktivitas fisik ringan sebanyak (34,3%), sedang (57,4%), dan berat (11,1%). Responden yang mengalami obesitas sebanyak (35,2%) dan tidak obesitas sebanyak (64,8%). Hasil uji statistik didapatkan nilai p = 0,000 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada anak sekolah di SD Mardi Rahayu Ungaran Kabupaten Semarang. Disarankan kepada pihak sekolah sebaiknya mengadakan aktivitas fisik yang bersifat aerobik (lari, renang) dengan intensitas sedang (3 kali seminggu) dan dilakukan secara teratur.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aan Fitriyan. (2017). Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Obesitas Pada Anak di SD Negeri 2 Redin Gebang Purworejo.Skripsi. Yogyakarta: Stikes Jendral Ahmad Yani Yogyakarta.

Angraini, DS. (2014). Hubungan Depresi dengan Status Gizi.Journal Content Vol.2.No.02.diakses pada tanggal 9 maret 2019.. dari:http://juke.kedokteran.unila.ac.if/index.php/medulla/article/view.

Artikah,P. (2010). Obesitas Dan Penggunaan Perilaku Makan Pada Remaja.Yogjakarta : CV Nuha Medika.

American Occupational Therapy Association. 2013. Obesity and Occupational Therapy. American Journal of Occupational Therapy. Diakses pada tanggal 9 Maret 2019.

Boone. (2009). Screen time and physical activity during adolescence : longitudinal effects on obesity in young adulthood. International journal of Behavioral Nutrition and Physical Activity 10,pp. 1-10.

Budiyanti. (2011). Analisis Faktor Penyebab Obesitas pada Anak Usia Sekolah di SD Islam Al-Azhar 14 Kota Semarang. FIK UI. Diakses pada tanggal 10 April 2019.

Chou YC & Pei JS. (2010).Risk Factor of Adolescent Obesity in Taiwan and Its Association with Physical Activity, Blood Pressure, and waist Circumreference.Asian Journal og Sport medicine.Diakses pada tanggal 9 Maret 2019.

Danari, A. L., Mayulu, N., Onibala, F. (2013). Hubungan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada anak sd di Kota Manado. Dari https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jkp/article/view/2162

Dewi, Ade Chintya Nirmala, (2013). Hubungan Pola Makan, Aktivitas fisik,Sikap, Dan Pengetahuan Tentang Obesitas demgan Status Giz Pegawai Negri Sipil Di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. Surabaya : Media Gizi Indonesia.Diakses pada tanggal 9 Maret 2019.

Dinkes Prov. Jateng. (2014). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Semarang.

Dinkes Prov. Jateng. (2015). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Semarang.

Dinkes Prov. Jateng. (2016). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Semarang.

Fariha, Dela. (2016). Pengaruh Obesitas Terhadap Kebugaran Pada Anak

Sekolah Dasar Usia 10-12 Tahun.Skripsi.

Ginanjar, Wahyu.(2009).Obesitas Pada Anak . Bandung: Mizan. 2009

Hasdianah . (2016). Patologi dan patofisiologi penyakit. Yogyakarta: Penerbit Nuha Medika.

Hidayah. (2014). Perilaku pada Anak Usia Sekolah, Bentang pustaka, Bandung.

Hills, et all. (2011). Physical Activity and obesity in Children. British Journal of Sports Medicine. Australia

Huh, Susanna Y. “Pediatrics Risiko Obesitas” dalam Mediaupdate. Edisi April 2011. h. 48. Diakses pada tanggal 15 Maret 2019.

Kemenkes, RI. (2011). Riset Kesehatan Dasar2014. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes RI.Diakses pada tanggal 20 Maret 2019.

Kemenkes, RI. (2012). Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Kegemukan dan Obesitas pada Anak Sekolah. Dari:http://www.gizi.depkes.go.id/download/Pedoman%20Gizi/Obesitas.pdf. Diakses pada tanggal 20 Maret 2019.

Kompas. (2019).Titi Wati Si Penderita Obesitas akhirnya tahu bootnya bukan 300kg. darihttps://www.google.com/amp/s/amp.kompas.com/regional/read/2019/01/14/17195121/titi-wati-si-penderita-obesitas-akhirnya-tahu-bobotnya-bukan-300-kg

Kunkun, K. (2009). Obesitas; Permasalahan dan Terapi Praktis.Jakarta : CV Sagung Setyo.

Lee, et al. (2003).“Frequency of Instant Noodle (Ramyeon) Intake and Food Value Recognition and Their Relationship to Blood Lipid Lecels of Male Adolescent in Rural Area”. Korean Journal of Community Nutrition Agustus 2003;8(4) : 485-489.

Lolita, Angel. (2013). Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Obesitas pada Anak SD di Kota Manado. Jurnal Keperawatan Vol. 1, No.1(1).

Maharani. (2015). Hubungan Kebiasaan Makan, Aktivitas Fisik dan tingkat stress dengan Obesitas pada remaja di Semen Padang. Diploma thesis.UPT.Perpustakaan Unand.Dari scholar.unand.ac.id/339/.

Musadat, A. (2010). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kegemukan pada anak usia 6-14 tahun di Provinsi Su-matera Selatan. [Tesis]. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Ni Made, dkk. (2018). Hubungan Aktivitas fisik, pola makan, dan pendapatan orang tua dengan kejadian obesitas pada anak sekolah dasar. Sekolah tinggi ilmu kesehatan : Bali.

Purtiningsih, Dwi dkk. (2017). Hubungan antara pola makan dengan kejadian Obesitas pada anak usia sekolah dasar di SD Mardi Rahayu Ungaran.Skripsi.Ungaran : Universitas Ngudi Waluyo.

Sambo. (2013). Aktivitas pada Anak. Bandung: Bentang Pustaka.

Sartika, RAD. (2011). Faktor Resiko Obesitas Pada anak 5-15 tahun di Indonesia. Jakarta: Universitas Indonesia. Makra, Kesehatan Vol.15.N0.1.Diakses pada tanggal 20 Maret 2019.

Sastroasmoro, Sudigdo dan Sofyan Ismael. (2014). Dasar-Dasar Metodologi Penelitian Klinis Edisi Ke-5. Jakarta: Sagung Seto. Diakses pada tanggal 20 Maret 2019.

Soegondo. (2005). Diagnosis ddan Klasifikasi Diabetes Mellitus Terpadu. Balai Penerbit FK UI. Jakarta.

Suastika, K. (2011). Obesitas dan Diabetes.Denpasar : Udayana Iniversity Press.Diakses pada tanggal 20 Maret 2019.

Supariasa IDN, dkk. (2014). Penilaian Status Gizi.EGC : Jakarta.

Sutanto. 2010. Cekal penyakit modern Hipertensi, Stroke, Jantung, Kolesterol, dan Diabetes. Yogyakarta: CV. Andi Offset.

WHO.(2013),Overweight/obesity.http://www.who.int/infobase.Diakses pada tanggal 20 Maret 2019.

World Health Organization Media Centre. (2015), Obesity and Overweigt fact sheet.http://www.who.int/infobase. Diakses pada tanggal 20 Maret 2019.

World Health Organizarion Media Centre. (2016). “Physical Actovity”/ diambil dari http://www.who.int/topics/phphysic_activity/en/.

Yulaeni, Rizki. (2015). Hubungan Antara Pola Makan dengan Kejadian Obesitas pada anak usia 7-12 tahun di SD Mardi Rahayu Ungaran Kabupaten Semarang dari http://perpusnwu.web.id.

Zamzani, M dkk. (2016). Aktivitas fisik yang berhubungan dengan kejadian obesitas pada Anak sekolah dasar. Jurnal Gizi dan Dietik Indonesia. Vol. 4, No. 3, September 2016: 123-128.

Published
2019-09-03
How to Cite
Nadia P, R. M., Wahyuni, S., & Ambar Widiyawati, S. (2019). HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA ANAK SEKOLAH DI SD MARDI RAHAYU UNGARAN KABUPATEN SEMARANG. Journal of Holistics and Health Science, 1(1), 65 - 78. https://doi.org/10.35473/jhhs.v1i1.13