Membangun Pola Hidup Sehat Melalui Pemberdayaan dan Konsumsi Olahan Sayuran Sehat Menuju Desa Sehat Terpadu

  • Aini Alifatin Universitas Muhammadiyah, Malang
  • Ririn Harini Universitas Muhammadiyah, Malang
  • Erna Retnaning Raharjeng Universitas Muhammadiyah, Malang
  • Bambang Kurnadi Universitas Madura, Pamekasan
Keywords: Ketahanan pangan, peningkatan gizi keluarga, penunjang perekonomian, Desa Sehat Terpadu

Abstract

Tanpa mencerdaskan dan memberdayakan partisipasi dan peran masyarakat, upaya kesehatan sulit memberikan perubahan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pengembangan posyandu Balita dan Lansia, peningkatan terhadap ketahanan pangan, peningkatan kesadaran masyarakat dengan kemandirian kader kesehatan, Pembuatan program reward keluarga sehat, Pembentukan sarana edukasi kesehatan melalui warung informasi, memberikan harapan penanaman nilai perilaku hidup bersih dan sehat kepada semua kalangan, adalah kegiatan utama yang dapat meningkatkan kualitas SDM dalam ketahanan kesehatan. Menjadikan tradisi konsumsi sayur melalui posyandu Balita dan Lansia, akan menanamkan pola hidup sehat bagi keluarga. Sayuran organic menjadi daya tarik karena selalu di jadikan bonus bagi peserta yang hadir. Budidaya sumber alam (sayuran organic) selain sebagai unsur peningkatan gizi keluarga, juga mendukung perekonomian dalam bentuk penyadaran mastarakat akan manfaat tanaman organic: budidaya sayuran dan tanaman organic berupa nuggetz sayur, bakso bayam, dan lain-lain. Budidaya tersebut dapat sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pelatihan packaging, penyimpanan dalam freeser dan pemasaran baik melalui media online, social media maupun menjalin networking dengan badan badan usaha di sekitar. Budidaya sumber alam (sayuran organic) dan pembentukan UMKM inilah yang akan menunjang ekonomi kesehatan keluarga. Desa Komis akan menjadi kawasan sehat, dan sentra pembangunan kesehatan serta peningkatan perekonomian warga sebagai hasil dari PKW Desa Sehat Terpadu.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Apriadi, W.H, 1006, 180 Jus Buah dan Sayuran, Gramedia Pustaka utama

Ayub S. Pranata, 2010, meningkatkan hasil panen dengan pupuk organic, PT Agromedia Pustaka, Jakarta.

Glio, M.T. 2017, Ventricultur, Bertanam Sayuran di lahan terbatas, Agromedia

Kusuma, E.S.W, 2006, Jus Buah dan Sayuran, Niaga SwadayaRH Paeru, 2015, panduan praktis bertanam sayuran di pekarangan, penebar swadaya, Jakarta

Lingga,L, 2010, Cerdas memilih sayuran, plus minus 54 jenis sayuran,PT Agromedia Pustaka,jaksel

Redaksi AgroMedia, 2007, Cara tepat memupuk tanaman hias, PT Agromedia Pustaka, Jakarta

Rukman,R,Ir,H.MBA, MSc, 2005, Bertanamsayuran dipekarangan, kanisius,Jogjakarta

Sunarjono. H,Drs. 2013, Bertanam 36 Jenis Sayuran, Penebar Swadaya, , Jakarta

Published
2018-08-03
How to Cite
Alifatin, A., Ririn Harini2R. H., Raharjeng, E. R., & Kurnadi, B. (2018). Membangun Pola Hidup Sehat Melalui Pemberdayaan dan Konsumsi Olahan Sayuran Sehat Menuju Desa Sehat Terpadu. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Indonesia (Indonesian Journal of Independent Community Empowerment), 1(1), 18 - 29. https://doi.org/10.35473/jpmmi.v1i1.21