Jurnal Inspirasi Sehat (Pengabdian Masyarakat) https://e-abdimas.unw.ac.id/index.php/JIS en-US Jurnal Inspirasi Sehat (Pengabdian Masyarakat) Edukasi Kenali, Cegah dan atasi Hipertensi pada Remaja https://e-abdimas.unw.ac.id/index.php/JIS/article/view/736 <p>Hipertensi telah bergeser menjadi masalah kesehatan yang signifikan pada populasi remaja akibat perubahan gaya hidup sedenter, pola makan tidak sehat, serta tekanan psikososial. Kegiatan pengabdian masyarakat di SMA PGRI Temanggung dilaksanakan pada 13 Februari 2026 yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan remaja terkait pencegahan hipertensi. Kegiatan melibatkan 134 siswa dari kelas X-XII melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, yang mencakup sesi dialog interaktif serta demonstrasi praktik pijat tangan (<em>hand massage</em>) sebagai terapi komplementer. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran literasi kesehatan (pre-test dan post-test) serta observasi kemampuan psikomotorik siswa. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh indikator pengetahuan, dengan kenaikan tertinggi pada aspek faktor risiko (24% menjadi 74%) dan penyebab hipertensi (32% menjadi 85%). Selain itu, terjadi pergeseran positif pada keterampilan <em>hand massage</em>, dimana jumlah peserta dengan kategori keterampilan "Baik" dan "Sangat Baik" meningkat dari 48 menjadi 84 orang. Kesimpulannya, metode edukasi terstruktur dan pelatihan praktik langsung terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan serta keterampilan teknis remaja. Program ini diharapkan dapat mencetak remaja sebagai <em>peer educator</em> (pendidik sebaya) yang mampu menerapkan gaya hidup sehat dan melakukan tindakan preventif untuk menekan risiko hipertensi di lingkungan sekolah maupun keluarga.</p> Olif Rina Susanti Mukhamad Mustain Heri Sugiarto Maksum Arum Lusiana Nisa Ussakinah Muhammad Atik Fata Royan Isma Yuliyanti Copyright (c) 2026 Jurnal Inspirasi Sehat (Pengabdian Masyarakat) 2026-05-30 2026-05-30 1 1 1 6 Pemberdayaan Lansia di Wilayah Puskemas Kalongan melalui Demonstrasi Senam Peregangan dan Senam Kaki Diabetes https://e-abdimas.unw.ac.id/index.php/JIS/article/view/734 <p>Peningkatan usia pada lansia berbanding lurus dengan risiko penyakit metabolik seperti Diabetes Melitus (DM) dan penurunan fungsi muskuloskeletal. Wilayah Puskesmas Kalongan memiliki populasi lansia yang signifikan, di mana sebagian besar berada pada fase degeneratif yang rentan terhadap komplikasi vaskular dan risiko jatuh. Tujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan lansia dalam melakukan senam peregangan dan senam kaki diabetes sebagai upaya preventif non-farmakologis. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada 7 April 2026 di Desa Kalongan, Ungaran Timur, dengan melibatkan 17 lansia. Metode yang digunakan adalah edukasi terstruktur dan demonstrasi praktis (repetisi). Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em> untuk mengukur tingkat pengetahuan serta observasi langsung untuk menilai keterampilan psikomotorik. Hasil: Mayoritas peserta adalah perempuan (64,7%) dengan kelompok usia dominan 60-69 tahun (52,9%). Hasil <em>post-test</em> menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, di mana responden dengan kategori "Baik" meningkat dari 2 orang menjadi 5 orang. Pada aspek keterampilan, terjadi transformasi nyata dengan hilangnya responden pada kategori "Kurang" (0%) dan peningkatan kategori "Sangat Baik" menjadi 3 orang. Kesimpulan: Intervensi melalui metode demonstrasi efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kemandirian motorik lansia. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan sirkulasi darah perifer dan kualitas hidup lansia melalui pencegahan komplikasi diabetes secara mandiri.</p> <p> </p> Dianeka Febriyanti Arkan Wahyu Saputra Nur Asma Vivi Oktavia Laila Nur Chomsiatun Azizah Risa Ulkhita Sari Silviana Dzakiyah Ahmad Kholid Copyright (c) 2026 Jurnal Inspirasi Sehat (Pengabdian Masyarakat) 2026-05-30 2026-05-30 1 1 7 12 Peningkatan Pengetahuan Remaja tentang Pencegahan Penyakit Kronis melalui Program Edukasi Kesehatan https://e-abdimas.unw.ac.id/index.php/JIS/article/view/739 <p>Penyakit kronis atau penyakit tidak menular pada remaja mengalami peningkatan akibat perubahan gaya hidup yang kurang sehat, seperti kurang aktivitas fisik, pola makan tidak seimbang, konsumsi makanan cepat saji, serta kebiasaan merokok. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya obesitas, diabetes melitus, hipertensi, dan penyakit jantung pada usia dewasa. Upaya promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai pentingnya perilaku hidup sehat sejak dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang pencegahan penyakit kronis melalui edukasi kesehatan. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 5 Mei 2026 di SMK Kesehatan Darusalam Ungaran dengan jumlah peserta sebanyak 30 siswa. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, dan edukasi menggunakan media power point serta leaflet. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan edukasi kesehatan. Sebelum edukasi, sebagian besar peserta memiliki tingkat pengetahuan cukup dan kurang mengenai pencegahan penyakit kronis. Setelah kegiatan dilakukan, mayoritas peserta memiliki tingkat pengetahuan baik yaitu meningkat 53,3% serta menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif selama proses edukasi berlangsung. Kegiatan edukasi kesehatan tentang pencegahan penyakit kronis pada remaja terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai pentingnya penerapan perilaku hidup sehat. Edukasi kesehatan secara berkelanjutan perlu dilakukan sebagai upaya promotif dan preventif untuk menurunkan risiko penyakit kronis pada remaja.</p> Natalia Devi Oktarina Siti Haryani Eka Adimayanti Ana Puji Astuti Copyright (c) 2026 Jurnal Inspirasi Sehat (Pengabdian Masyarakat) 2026-05-30 2026-05-30 1 1 13 18 SOBAT LANSIA (Senam Otak Hebat Bareng Lansia): Optimalisasi Fungsi Motorik Melalui Gerakan Stimulasi Motorik di Kalisalak, Lemah Ireng, Bawen https://e-abdimas.unw.ac.id/index.php/JIS/article/view/742 <p><span class="s29">Proses penuaan secara fisiologis memicu penurunan fungsi neurologis dan muskuloskeletal pada lansia, yang bermanifestasi pada kemunduran fungsi motorik dan kognitif. Di Desa Kalisalak, Lemah Ireng, Kecamatan Bawen, fasilitasi kesehatan untuk lansia masih berfokus pada pemeriksaan fisik dasar tanpa adanya stimulasi motorik-kognitif yang terstruktur. Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM-PM) ini bertujuan untuk mengoptimalisasi fungsi motorik dan kognitif lansia melalui program </span><span class="s29">"SOBAT LANSIA" (Senam Otak Hebat Bareng Lansia)</span><span class="s29">. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, edukasi interaktif, pendampingan intensif latihan koordinasi gerakan silang (</span><span class="s30">brain gym</span><span class="s29">), serta evaluasi </span><span class="s29">berkala. Mitra dalam kegiatan ini adalah 40 lansia di Desa Kalisalak, yang secara demografis didominasi oleh</span><span class="s29"> kelompok usia 60–69 tahun (65</span><span class="s29">%) dan jenis kelamin perempuan (65%). Evaluasi program diukur menggunakan kuesioner pengetahuan, lembar observasi ketrampilan psikomotorik, dan instrumen </span><span class="s30">Mini-Mental State Examination</span><span class="s29"> (MMSE) untuk fungsi kognitif dengan pendekatan </span><span class="s30">pre-test</span><span class="s29"> dan </span><span class="s30">post-test</span><span class="s29">. Hasil pelaksanaan program menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada ketiga indikator luaran. Pada aspek kognitif pengetahuan, kelompok lansia dengan kategori pengetahuan "Kurang" menyusut drastis dari 50% menjadi 15%. Pada aspek ketrampilan psikomotorik, kategori ketrampilan lansia didominasi oleh kategori "Cukup" sebesar 50% dan kategori "Sangat Baik" meningkat menjadi 10%. Melalui uji MMSE, fungsi kognitif global lansia kategori "Normal" melonjak dari 52,5% menjadi 70%, dibarengi penurunan angka gangguan kognitif ringan dan sedang. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah program SOBAT LANSIA terbukti efektif sebagai intervensi non-farmakologis adaptif berbasis komunitas yang mampu meningkatkan pengetahuan, ketrampilan motorik, serta fungsi kognitif global lansia. Program ini sangat potensial untuk direplikasi secara berkelanjutan demi menekan risiko jatuh dan menjaga kemandirian fungsional lansia dalam kehidupan sehari-hari.</span></p> Mariaimmaculata Margareta Esthi Devi Putri Damayanti Desiana Safitri Adilla Mulyono Rizki Hendro Setiawan Danik Rinawati Tiara Sefi Andani Wulansari Copyright (c) 2026 Jurnal Inspirasi Sehat (Pengabdian Masyarakat) 2026-05-30 2026-05-30 1 1 19 26 Life Skills untuk Meningkatkan Kualitas Kesehatan Mental dan Pencegahan Perilaku Berisiko pada Remaja di SMK Kesehatan Darussalam, Bergas Kabupaten Semarang https://e-abdimas.unw.ac.id/index.php/JIS/article/view/740 <p>Masa remaja merupakan periode perkembangan yang rentan terhadap berbagai perilaku berisiko, seperti merokok, penyalahgunaan zat, gangguan kesehatan mental, serta tindakan kekerasan. Kerentanan tersebut umumnya berkaitan dengan rendahnya tingkat pengetahuan dan keterampilan hidup (<em>life skills</em>) yang dimiliki remaja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai <em>life skills</em>, kesehatan mental remaja, serta pencegahan perilaku kekerasan melalui program edukasi yang terintegrasi, interaktif, dan komprehensif.</p> <p>Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan desain <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em>. Kegiatan dilaksanakan pada 5 Mei 2026 di SMK Kesehatan Darussalam Kabupaten Semarang dengan melibatkan 67 siswa. Instrumen pengukuran berupa kuesioner berisi 20 butir soal pilihan ganda yang mencakup seluruh materi edukasi.</p> <p>Hasil menunjukkan bahwa sebelum intervensi, sebagian besar siswa berada pada kategori pengetahuan cukup (35,82%) dan kurang (28,35%). Setelah intervensi, terjadi peningkatan yang signifikan pada kategori baik (52,23%) dan baik sekali (31,34%), serta tidak ditemukan lagi kategori pengetahuan kurang.</p> <p>Temuan ini menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan berbasis <em>life skills</em> yang disampaikan secara interaktif efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja. Program ini berpotensi menjadi strategi promotif dan preventif dalam membentuk perilaku sehat serta memperkuat karakter remaja.</p> joyo Minardo Mukhamad Mustain Wulansari Copyright (c) 2026 Jurnal Inspirasi Sehat (Pengabdian Masyarakat) 2026-05-30 2026-05-30 1 1 27 31 Edukasi Sexualitas Pada Remaja di SMAN 13 Semarang https://e-abdimas.unw.ac.id/index.php/JIS/article/view/756 <p>Remaja membutuhkan pemahaman tentang Sexualitas untuk mengurangi dan menghindari bahaya gangguan kesehatan reproduksi. Pemahaman tentang seksualitas membekali remaja dengan kemampuan mengambil keputusan yang bertanggung jawab. Edukasi ini dapat mencegah kehamilan yang tidak direncanakan, menghindari Infeksi Menular Seksual (IMS), serta melindungi diri dari kekerasan seksual. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah pengetahuan remaja tentang sexualitas pada remaja. Metode yang digunakan adalah dengan melakukan penyuluhan dan pembagian brosur untuk menambah pemahaman mengenai Sexualitas pada remaja. Partisipan adalah siswa siswi SMAN 13 Semarang sebanyak 60 orang yang dipilih secara acak. sebagian besar siswa dan siswi tersebut sudah memiliki teman dekat (pacar) baik satu kelas maupun diluar kelas sehingga pelaksanaan PKM ini fokus diberikan pada target siswa siswi yang telah memiliki teman dekat (pacar). Hasil dari PKM didapatkan sebelum intervensi, 81,6 % berpengetahuan cukup dan 18,4 % berpengetahuan kurang dan setelah diberikan intervensi berupa edukasi, 100 % siswa dengan katagori pengetahuan baik sehingga disimpulkan siswa siswi memahami sexualitas pada remaja.</p> Heny Heny Prasetyorini Dyah Restuning Prihati Arifianto Copyright (c) 2026 Jurnal Inspirasi Sehat (Pengabdian Masyarakat) 2026-05-30 2026-05-30 1 1 32 37