PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BOJONG MELALUI TPQ DAN SOSIALISASI ANTI BULLYING OLEH KELOMPOK KKN UIN SY1013
DOI:
https://doi.org/10.35473/jpmmi.v9i2.795Keywords:
community empowerment, Asset Based Community Development, TPQ, anti bullying, character educationAbstract
The formation of children's character that is religious, socially caring, and able to interact positively is an important aspect in creating a safe and conducive environment for children's development. However, the limitations of religious education assistance in the Al-Qur'an Education Park (TPQ) and the discovery of bullying behavior in elementary school children are challenges that need attention. This article aims to describe the implementation and results of community empowerment programs through TPQ assistance and anti-bullying socialization in Bojong Village, Wonosegoro District, Boyolali Regency. The method used is an Asset Based Community Development approach that focuses on the utilization and strengthening of local community assets through the stages of asset identification, planning, implementation, and evaluation of activities. Data was obtained through observation, interviews, documentation, and direct community participation, then analyzed in a qualitative descriptive manner. The results of the activity showed that the assistance at TPQ Zahrotul Qur'an and TPQ Roudhotul Tholib was able to increase the participation, learning motivation, and confidence of students in reading and memorizing the Qur'an. In addition, anti-bullying socialization increases students' understanding of the form, impact, and prevention of bullying as well as fosters mutual respect in the school environment. This program also strengthens the role of TPQ as a religious education asset in the formation of children's character. Thus, community empowerment that integrates the strengthening of religious education and anti-bullying education is able to improve the quality of learning, social awareness, and support the creation of a religious, safe, and child-friendly environment in Bojong Village.
ABSTRAK
Pembentukan karakter anak yang religius, peduli sosial, dan mampu berinteraksi secara positif merupakan aspek penting dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan kondusif bagi perkembangan anak. Namun, keterbatasan pendampingan pendidikan keagamaan di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) serta masih ditemukannya perilaku perundungan pada anak usia sekolah dasar menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan dan hasil program pemberdayaan masyarakat melalui pendampingan TPQ dan sosialisasi anti bullying di Desa Bojong, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali. Metode yang digunakan adalah pendekatan Asset Based Community Development yang berfokus pada pemanfaatan dan penguatan aset lokal masyarakat melalui tahapan identifikasi aset, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan partisipasi langsung masyarakat, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan pada TPQ Zahrotul Qur’an dan TPQ Roudhotul Tholib mampu meningkatkan partisipasi, motivasi belajar, dan kepercayaan diri santri dalam membaca serta menghafal Al-Qur’an. Selain itu, sosialisasi anti bullying meningkatkan pemahaman siswa mengenai bentuk, dampak, dan upaya pencegahan perundungan serta menumbuhkan sikap saling menghargai di lingkungan sekolah. Program ini juga memperkuat peran TPQ sebagai aset pendidikan keagamaan dalam pembentukan karakter anak. Dengan demikian, pemberdayaan masyarakat yang mengintegrasikan penguatan pendidikan keagamaan dan edukasi anti bullying mampu meningkatkan kualitas pembelajaran, kesadaran sosial, serta mendukung terciptanya lingkungan yang religius, aman, dan ramah anak di Desa Bojong.
Downloads
References
Amanda, S., & Padjadjaran, U. (2024). Telaah Konsep Asset Bassed Comunity Development Bagi Pembangunan Pariwisata Berbasis Masyarakat. Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial, 25(1). https://doi.org/10.7454/jurnalkessos.v25i1.1010
Aprila, G. S. D. (2023). Peran Taman Pendidikan Al-qur’an dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini. TAFANI: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 65–80. https://doi.org/10.21093/tafani.v2i1.6002
Ariyanti, N., & Winarti, E. (2025). Edukasi Anti-Bullying dalam Membangun Karakter Santri Berakhlak Mulia di Taman Pendidikan Quran (TPQ) dan Madrasah Diniyah (Madin) Al Falah Pasuruan. Al Mu’azarah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 1–9. https://ejournal.uiidalwa.ac.id/index.php/almuazarah/article/view/2361
Faelasup, & Rizky Handayani. (2025). lmplementasi Pendidikan Karakter dalam Menumbuhkan Kepedulian Sosial Siswa Madrasah Tsanawiyah. Jurnal IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam, 3(3), 605–614. https://doi.org/10.61104/ihsan.v3i3.1298
Mayasari, A., Hadi, S., & Kuswandi, D. (2019). Tindak Perundungan di Sekolah Dasar dan Upaya Mengatasinya. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, Dan Pengembangan, 4(3), 399–406. https://doi.org/10.17977/jptpp.v4i3.12206
Oktaviany, D., & Ramadan, Z. H. (2023). Analisis Dampak Bullying Terhadap Psikologi Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 9(3), 1245–1251. https://doi.org/10.31949/educatio.v9i3.5400
Riska Dwi Lestari, M. S. K. (2024). Emosional , Perbuatan Yang Dapat Menimbulkan Luka , Dan Membuat Pelaku Senang Melihat. JSP (Jurnal Social Pedagogy), 5(2), 109–119.

