TechCare: Jurnal Pengabdian Inovasi kepada Masyarakat https://e-abdimas.unw.ac.id/index.php/techcare en-US Wed, 30 Sep 2026 02:13:59 +0000 OJS 3.3.0.22 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Penyusunan Peta Desa di Desa Trayu Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang https://e-abdimas.unw.ac.id/index.php/techcare/article/view/811 <p><em>Trayu Village, located in Sumowono District, Semarang Regency, is a village where the majority of the population works as farmers and casual laborers. The village serves as a partner to </em><em>Universitas Ngudi Waluyo</em><em> (UNW) for the implementation of the Student Community Service program. This KKN activity aims to create a village map to support development in Trayu Village. The methodology employed includes stages such as preparation, field surveys, administrative map compilation, verification, and the printing and handover of the map to village authorities. The implementation team’s primary task is to facilitate and guide village officials throughout the process. The outcome of this activity is an administrative map of Trayu Village that includes information on administrative boundaries, Community Units (RW), Neighborhood Units (RT), road networks, and water bodies. </em></p> <p> </p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Desa Trayu merupakan desa yang terletak di Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, merupakan desa dengan mayoritas penduduk bekerja sebagai petani dan buruh serabutan. Desa ini menjadi mitra Universitas Ngudi Waluyo (UNW) dalam pelaksanaan Kegiatan pengabdianmahasiswa. Pengabdian ini bertujuan untuk menyusun peta desa yang berfungsi sebagai pendukung pembangunan di Desa Trayu. Metode yang diterapkan meliputi tahapan persiapan, survey lapangan, penyusunan peta administrasi, verifikasi, serta pencetakan dan serah terima peta kepada pihak desa. Tim pelaksana memiliki tugas utama dalam memfasilitasi dan membimbing aparat desa selama proses tersebut. Hasil dari kegiatan ini adalah peta administrasi Desa Trayu yang mencakup informasi tentang batas wilayah administrasi desa, RW, RT, jaringan jalan, serta perairan.</p> Muhammad Robeth Najh, Miming Dyah Agustin, Juniata Karina Candra Dewi, Putri Dahlia Febiyola, Bhekti Rikaldi, Nur Putri Shafira Melinda, Genita Angelita, Puput Ayu Lestari, Angelia Natasya Schatzi Fauliano, Fiki Wijayanti Copyright (c) 2026 TechCare: Jurnal Pengabdian Inovasi kepada Masyarakat https://e-abdimas.unw.ac.id/index.php/techcare/article/view/811 Wed, 30 Sep 2026 00:00:00 +0000 Cek Kesehatan Gratis Sebagai Upaya Deteksi Dini dan Pemantauan Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular di Dusun Pledokan https://e-abdimas.unw.ac.id/index.php/techcare/article/view/842 <p><em>Noncommunicable diseases are a major public health concern because they can develop without showing clear symptoms in the early stages. As a result, people are often unaware of their health risk factors until they undergo a medical examination. This community service activity aims to support early detection and raise public awareness about the importance of health monitoring through screenings, physical activity, and education. The event was held on Monday, August 10, 2026, at the Auxiliary Community Health Center (PUSTU) in RT 04/RW 1, Pledokan Hamlet, Sumowono Subdistrict, Semarang Regency, targeting mothers and the elderly. The activities included blood pressure, blood sugar, cholesterol, and uric acid screenings; hypertension exercises; as well as health education sessions and discussions on hypertension prevention and gout management. The educational program covered the adoption of a healthy lifestyle, limiting sugar, salt, and fat intake, and the importance of regular physical activity. The event went smoothly and received a positive response from the community. Participants actively took part in health screenings, exercise sessions, and discussions about their test results and how to maintain their health. This activity demonstrates that health screenings combined with physical activity and education can support promotive and preventive efforts to raise public awareness of early detection and the management of risk factors for noncommunicable diseases. Routine checkups and referrals to healthcare facilities are necessary if abnormal test results are found.</em></p> <p> </p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Penyakit tidak menular menjadi salah satu masalah kesehatan yang perlu mendapat perhatian karena dapat berkembang tanpa menunjukkan gejala yang jelas pada tahap awal. Kondisi ini menyebabkan masyarakat sering tidak menyadari adanya faktor risiko kesehatan sebelum dilakukan pemeriksaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendukung deteksi dini serta meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemantauan kesehatan melalui pemeriksaan, aktivitas fisik, dan edukasi. Kegiatan dilaksanakan pada Senin, 10 Agustus 2026, di Puskesmas Pembantu (PUSTU) RT 04/RW 1 Dusun Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, dengan sasaran ibu-ibu dan lansia. Kegiatan meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat, senam hipertensi, serta penyuluhan dan diskusi mengenai pencegahan hipertensi dan penanganan asam urat. Edukasi mencakup penerapan pola hidup sehat, pembatasan konsumsi gula, garam, dan lemak, serta pentingnya aktivitas fisik secara rutin. Kegiatan berlangsung lancar dan mendapat respons positif dari masyarakat. Peserta aktif mengikuti pemeriksaan, senam, serta berdiskusi mengenai hasil pemeriksaan dan cara menjaga kesehatan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemeriksaan kesehatan yang dipadukan dengan aktivitas fisik dan edukasi dapat mendukung upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini serta pengendalian faktor risiko penyakit tidak menular. Pemeriksaan rutin dan rujukan ke fasilitas kesehatan diperlukan apabila ditemukan hasil pemeriksaan yang tidak normal.</p> Maya Fadlila Zulfa, Fara Azzahra, Putri Endah Pratiwi, Yosephianus Irmanto Kerwayu, Marlina Susilo Putri, Desi Erika Fajar Nuraini, Arna Putri Novia Sari, Siti Ana Anisa, Nada Deswinta, Agung Wibowo Copyright (c) 2026 TechCare: Jurnal Pengabdian Inovasi kepada Masyarakat https://e-abdimas.unw.ac.id/index.php/techcare/article/view/842 Wed, 30 Sep 2026 00:00:00 +0000 Penguatan English Communication Skills untuk Mendukung Digital Entrepreneurship bagi Siswa SMK di Kabupaten Semarang https://e-abdimas.unw.ac.id/index.php/techcare/article/view/813 <p><em>This community service program aimed to strengthen English communication competence to support digital entrepreneurship among students of SMK Muhammadiyah Ungaran. The program addressed three main problems: limited English communication skills in business contexts, low competence in presenting, negotiating, and promoting products in English, and limited digital business competence involving digital literacy, digital marketing, and the use of social media. The program employed a participatory practice-based training approach through five stages: preparation and needs identification; English for Business Communication training; Business Communication Skills practice through role play and simulation; Digital Entrepreneurship and Digital Marketing training; and mentoring and evaluation. The materials covered business conversation, self and product introduction, customer handling, product presentation, negotiation, product promotion, digital literacy, digital entrepreneurship, digital marketing, copywriting, and promotional content creation. Evaluation was conducted through pre-test and post-test measures as well as assessments of practical English communication and digital business skills. The evaluation results showed an increase in the participants' average knowledge score from 33.3% in the pre-test to 75.3% in the post-test, representing a 42.0 percentage-point increase. Qualitatively, practice and simulation provided more applicable learning experiences in using English for business communication and utilizing digital media for promotion. The outputs included improved English communication competence, business communication skills, and the ability to produce promotional materials and digital content.</em></p> <p> </p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi English communication untuk mendukung digital entrepreneurship pada siswa SMK Muhammadiyah Ungaran. Kegiatan dirancang untuk menjawab tiga permasalahan utama, yaitu keterbatasan kemampuan komunikasi Bahasa Inggris dalam konteks bisnis, rendahnya keterampilan presentasi, negosiasi, dan promosi produk dalam Bahasa Inggris, serta terbatasnya kompetensi bisnis digital yang mencakup literasi digital, digital marketing, dan pemanfaatan media sosial. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan participatory practice-based training melalui lima tahapan, yaitu persiapan dan identifikasi kebutuhan, pelatihan English for Business Communication, praktik Business Communication Skills melalui role play dan simulasi, pelatihan Digital Entrepreneurship dan Digital Marketing, serta pendampingan dan evaluasi. Materi meliputi business conversation, self and product introduction, customer handling, product presentation, negotiation, product promotion, literasi digital, digital entrepreneurship, digital marketing, copywriting, dan pembuatan konten promosi. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta penilaian keterampilan praktik Bahasa Inggris dan bisnis digital. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata capaian pengetahuan peserta dari 33,3% pada pre-test menjadi 75,3% pada post-test, atau meningkat 42,0 poin persentase. Secara kualitatif, praktik dan simulasi memberikan pengalaman belajar yang lebih aplikatif dalam menggunakan Bahasa Inggris untuk komunikasi bisnis dan memanfaatkan media digital untuk promosi. Luaran kegiatan berupa peningkatan kompetensi English communication, keterampilan komunikasi bisnis, serta kemampuan menghasilkan materi dan konten promosi digital.</p> Dewi Hardiany, Mochamad Rizqi Adhi Pratama, Ari Siswati Copyright (c) 2026 TechCare: Jurnal Pengabdian Inovasi kepada Masyarakat https://e-abdimas.unw.ac.id/index.php/techcare/article/view/813 Wed, 30 Sep 2026 00:00:00 +0000 Peningkatan Literasi Digital dan Pemanfaatan AI Bertanggung Jawab bagi Siswa SMA https://e-abdimas.unw.ac.id/index.php/techcare/article/view/843 <p><em>The rapid development of generative artificial intelligence creates new learning opportunities for students while increasing risks related to plagiarism, inaccurate information, privacy violations, and unreflective technology use. This community engagement program aimed to improve digital literacy and responsible artificial intelligence use among students of SMA Tunas Patria Ungaran. The face-to-face program was conducted in November 2025 and involved students from grades X to XII. The activities comprised four stages: a pre-test, instruction and guided practice, a post-test, and evaluation. The learning materials covered digital ethics, cybersecurity, information verification, effective prompt construction, artificial intelligence output checking, and practice with ChatGPT, Canva AI, and Gemini. Evaluation combined the comparison of pre-test and post-test passing rates with observation, student worksheets, and participant reflection. The digital literacy passing rate increased from 50% to 86%, representing a gain of 36 percentage points and exceeding the program target of 80%. Students also practiced at least three artificial intelligence applications and produced at least five plans for educational digital content. These findings indicate that contextual training integrating demonstrations, case discussions, and guided hands-on activities can strengthen students' initial knowledge and practices for using digital technology safely, critically, ethically, and productively.</em></p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Perkembangan kecerdasan artifisial generatif memperluas peluang belajar siswa, tetapi juga meningkatkan risiko plagiarisme, informasi keliru, pelanggaran privasi, dan penggunaan teknologi tanpa pertimbangan etis. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi digital dan kemampuan memanfaatkan kecerdasan artifisial secara bertanggung jawab pada siswa SMA Tunas Patria Ungaran. Program dilaksanakan secara tatap muka pada November 2025 dengan peserta siswa kelas X-XII. Metode kegiatan menggunakan empat tahap, yaitu tes awal, sosialisasi dan praktik, tes akhir, serta evaluasi. Materi mencakup etika bermedia, keamanan siber, verifikasi informasi, penyusunan perintah yang efektif, pemeriksaan keluaran kecerdasan artifisial, dan praktik menggunakan ChatGPT, Canva AI, serta Gemini. Evaluasi dilakukan melalui perbandingan persentase kelulusan tes awal dan tes akhir, pengamatan proses, lembar kerja, serta refleksi peserta. Hasil menunjukkan bahwa kelulusan literasi digital meningkat dari 50% menjadi 86%, atau naik 36 poin persentase, dan melampaui target program sebesar 80%. Siswa juga mampu mempraktikkan sedikitnya tiga aplikasi kecerdasan artifisial dan menghasilkan minimal lima rancangan konten edukatif. Temuan tersebut menunjukkan bahwa pelatihan kontekstual berbasis demonstrasi, studi kasus, dan praktik terbimbing dapat memperkuat pengetahuan serta perilaku awal siswa dalam menggunakan teknologi secara aman, kritis, etis, dan produktif.</p> Agung Wibowo, Kustiyono, Fikri Ariyad, Rafif Suta Pratama, Hafis Dista Prasetya Copyright (c) 2026 TechCare: Jurnal Pengabdian Inovasi kepada Masyarakat https://e-abdimas.unw.ac.id/index.php/techcare/article/view/843 Wed, 30 Sep 2026 00:00:00 +0000 INSTING (Inovasi Tanggulangi Stunting) Pemanfaatan Pangan Lokal Ikan Lele sebagai Pemberian Makanan Tambahan (PMT) https://e-abdimas.unw.ac.id/index.php/techcare/article/view/821 <p><em>Stunting is a linear growth disorder in children under five associated with chronic undernutrition, recurrent infections, caregiving practices, and environmental conditions. Prevention requires stronger family capacity to provide safe, diverse, balanced, and locally available supplementary foods. This activity aimed to strengthen the understanding of posyandu cadres and mothers of toddlers in Jrebeng Hamlet, Wiru Village, Bringin District, Semarang Regency, regarding stunting prevention through local catfish and tempeh in the INSTING approach (Inovasi Tanggulangi Stunting). The activity was conducted in 22 August 2026 with approximately 15 participants. Educational content was based on the INSTING Pocket Book and supported by recent evidence on complementary feeding, animal-source foods, nutrition education, and cadre empowerment. The activity used interactive education, presentation, discussion, question-and-answer sessions, and practical explanation of Nugget Lele Tempe and Dimsum Lele preparation. All participants received information on stunting, supplementary feeding principles, the double protein concept, ingredients, preparation steps, and the use of local foods in family meals. The activity produced an educational resource that cadres can reuse. Because individual pre-test and post-test data were not available, quantitative changes in knowledge could not be measured. The activity indicates that INSTING is relevant as a practical educational medium at the hamlet level and can be developed into a continuous program.</em></p> <p> </p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Stunting merupakan gangguan pertumbuhan linier pada balita yang berkaitan dengan kekurangan gizi kronis, infeksi berulang, pola asuh, dan kondisi lingkungan. Pencegahan memerlukan peningkatan kapasitas keluarga dalam menyediakan makanan tambahan yang aman, beragam, seimbang, dan berbasis pangan lokal. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman kader posyandu dan ibu balita di Dusun Jrebeng, Desa Wiru, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang tentang pencegahan stunting melalui pemanfaatan ikan lele dan tempe dalam konsep INSTING (Inovasi Tanggulangi Stunting). Kegiatan dilaksanakan pada 22 Agustus 2026 dengan sekitar 15 peserta. Materi disusun berdasarkan Buku Saku INSTING dan diperkuat dengan literatur terbaru mengenai pemberian makanan pendamping, pangan sumber protein hewani, edukasi gizi, dan pemberdayaan kader. Metode kegiatan berupa sosialisasi interaktif, pemaparan materi, diskusi, tanya jawab, dan penjelasan pengolahan Nugget Lele Tempe serta Dimsum Lele. Seluruh peserta memperoleh materi tentang stunting, prinsip Pemberian Makanan Tambahan, konsep double protein, bahan, tahapan pengolahan, dan penerapan pangan lokal dalam menu keluarga. Kegiatan menghasilkan media edukasi yang dapat digunakan kembali oleh kader. Karena tidak tersedia data pre-test dan post-test individual, perubahan pengetahuan secara kuantitatif belum dapat diukur. Kegiatan ini menunjukkan bahwa materi INSTING relevan sebagai media edukasi praktis di tingkat dusun dan dapat dikembangkan menjadi program berkelanjutan.</p> Fathia Fadhila Trista, Gigih Oktafiani, Dwi Ayuningtyas, Aditya Ardian Syahputri, Lutfi Azizah, Fardiaz Yudha Armedion, Jenie Prita Elkana, Zarah Mercy Kasimat, Eko Nur Hermansyah Copyright (c) 2026 TechCare: Jurnal Pengabdian Inovasi kepada Masyarakat https://e-abdimas.unw.ac.id/index.php/techcare/article/view/821 Wed, 30 Sep 2026 00:00:00 +0000 Senam Sehat Bersama Warga Dusun Pledokan dalam Rangka Memeriahkan HUT RI sebagai Upaya Meningkatkan Kebugaran dan Kesadaran Aktivitas Fisik https://e-abdimas.unw.ac.id/index.php/techcare/article/view/809 <p><em>Engaging in regular physical activity is a crucial measure for maintaining fitness and supporting a healthy lifestyle within the community. This community service initiative aimed to improve fitness and raise awareness among the residents of Pledokan Hamlet regarding the importance of physical activity through a group exercise session held in conjunction with the Republic of Indonesia's Independence Day celebrations. The event took place on Sunday, August 23, 2026, at 07:00 WIB, directly involving local residents. Activities included participant preparation, an instructor-led group exercise session, and the reinforcement of messages highlighting the importance of physical activity that is simple, enjoyable, and sustainable as a routine practice. The event demonstrated high levels of resident participation and enthusiasm. The group exercise session provided an opportunity for the community to engage in physical activity while simultaneously strengthening social interaction, a sense of togetherness, and the spirit of mutual cooperation (*gotong royong*). This activity illustrates that leveraging community events can serve as a practical approach to encouraging resident participation in physical activity. Sustaining these efforts through regular community exercise sessions is expected to foster habits that lead to a more active, fit, and health-conscious lifestyle.</em></p> <p> </p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin merupakan salah satu upaya penting untuk menjaga kebugaran dan mendukung pola hidup sehat masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kebugaran serta kesadaran warga Dusun Pledokan terhadap pentingnya aktivitas fisik melalui senam sehat yang dilaksanakan bersamaan dengan rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan dilaksanakan pada Minggu, 23 Agustus 2026 pukul 07.00 WIB dengan melibatkan warga secara langsung. Pelaksanaan meliputi persiapan peserta, senam bersama yang dipandu instruktur, serta penguatan pesan mengenai pentingnya aktivitas fisik yang sederhana, menyenangkan, dan dapat dilakukan secara rutin. Hasil pelaksanaan menunjukkan partisipasi dan antusiasme warga selama kegiatan. Senam bersama memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melakukan aktivitas fisik secara langsung sekaligus memperkuat interaksi sosial, kebersamaan, dan semangat gotong royong. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan momentum kemasyarakatan dapat menjadi pendekatan praktis untuk mendorong partisipasi warga dalam aktivitas fisik. Keberlanjutan kegiatan melalui senam rutin di lingkungan masyarakat diharapkan dapat mendukung terbentuknya kebiasaan hidup yang lebih aktif, bugar, dan sadar kesehatan.</p> Maya Fadlila Zulfa, Fara Azzahra, Putri Endah Pratiwi, Yosephianus Irmanto Kerwayu, Marlina Susilo Putri, Desi Erika Fajar Nuraini, Arna Putri Novia Sari, Siti Ana Anisa, Nada Deswinta, Agung Wibowo Copyright (c) 2026 TechCare: Jurnal Pengabdian Inovasi kepada Masyarakat https://e-abdimas.unw.ac.id/index.php/techcare/article/view/809 Wed, 30 Sep 2026 00:00:00 +0000