Pengaruh Inhalasi Pepermint terhadap ISPA pada Balita

The Effect of Peppermint Inhalation on ISPA in Toddlers

Authors

  • Wilda Pratiwi Universitas Ngudi Waluyo
  • Ninik Christiani Universitas Ngudi Waluyo

DOI:

https://doi.org/10.35473/jhhs.v7i1.586

Keywords:

Balita, ISPA, Pepermint

Abstract

ARI (Acute Respiratory Tract Infection) is an acute infectious disease that can attack one or more of the respiratory tract. ARI that are commonly felt in children are coughing, shortness of breath, flu, decreased appetite or fever. One alternative treatment to of ARI is simple peppermint inhalation therapy. The results of a preliminary study conducted in the work area of the Tengaran Community Health Center, Semarang Regency, in 2021 there were 187 people with a prevalence aged 1-5 years, 11 people were found, in 2022 there were 173 people with a prevalence of 1-5 years old, 15 people were found, whereas in 2023 There were 126 with a prevalence of 1-5 years old, 14 people were found. This research is quantitative using a quasi- experiment with a one group pretest-posttest design. The population in this study were toddlers experiencing ISPA in December-January 2024 there were 24 ISPA toddlers with research instruments using checklist sheets. Used univariate and bivariate analysis and the Wilcoxon Rank test statistical test. That there was a significant effect between before and after being given simple peppermint steam inhalation therapy in patients with ARI disorders with a p-value of 0.000 or less than 0.05, then Ho is rejected and Ha is accepted. There is an effect between peppermint inhalation and ARI in toddlers in the working area of the Tengaran Public Health Center, Semarang Regency.

 

ABSTRAK

ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) adalah penyakit infeksi akut yang dapat menyerang salah satu atau lebih dari saluran pernapasan. Tanda dan gejala ISPA adalah batuk, sesak napas, flu, nafsu makan menurun ataupun demam. Salah satu pengobatan alternatif ISPA yaitu terapi inhalasi sederhana peppermint. Hasil studi pendahuluan yang dilakukan diwilayah kerja Puskesmas Tengaran Kabupaten Semarang, pada tahun 2021 didapatkan sebanyak 187 orang prevelensi usia 1-5 tahun didapatkan 11 orang, pada tahun 2022 terdapat 173 orang dengan prevalensi usia 1-5 tahun didapatkan 15 orang, sedangkan pada tahun 2023 penderita ISPA sebanyak 126 orang dengan prevalensi usia 1-5 tahun didapatkan 14 orang.  Penelitian ini adalah kuantitatif Quasi eksperimen dengan desain one group pretest-postest design. Populasi dalam penelitian ini adalah balita mengalami ISPA dan yang datang pada bulan Desember-Januari 2024 berjumlah 24 balita. Instrument penelitian menggunakan lembar Cheklist. Analisis data mengunakan analisis univariat dan bivariat dan uji statistik Wilcoxon Rank test. Ada pengaruh yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan terapi inhalasi uap sederhana peppermint pada pasien dengan gangguan ISPA dengan p-value 0.000 atau kurang dari 0.05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Ada pengaruh antara inhalasi peppermint dengan ISPA pada balita diwilayah kerja puskesmas Tengaran, Kabupaten Semarang.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Astuti, bunga dewi. (2021). fisioterapi dada dan bersihan jalan nafas. 6.

Dzulhidayat. (2022). Efektifitas Penggunaan Aromaterapi Peppermint Sebagai Upaya Meningkatkan Bersihan Jalan Nafas Pada Penderita ISPA. Rama, 8.5.2017, 2003–2005.

(Hapipah and Istianah 2023b) Edukasi Pemberian Terapi Uap Sederhana untuk Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif pada ISPA.

(Putra and Wulandari 2019) Faktor Penyebab Kejadian ISPA.

(Dr.Deswita 2023) Pemberian Terapi Inhalasi Uap Peppermint Oil Untuk Mengatasi Bersihan Jalan Nafas Dalam Asuhan Keperawatan Anak Yangan Mengalami ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut)

(Studi III Keperawatan STIKES Mitra Adiguna Palembang Komplek Kenten Permai Blok J and Sangkal Palembang 2020)

Wiwi. 2017. Pencegahan Penularan Infeksi Saluran Pernafasan Akut Dan Perawatannya Pada Balita Dirumah Di Kabupaten Pangandaran

Dary. 2018. Peran Keluarga dalam Penanganan Anak dengan Penyakit ISPA di RSUD Piru Hartono. 2016. ISPA gangguan pernafasan pada anak. Yogyakarta : Nuha Medika

Nurhandayani, N. (2020). Faktor risiko terjadinya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) pada balita.

Amelia, S., Oktorina, R., & Astuti, N. 2018. Aromaterapi Peppermint Terhadap Masalah Keperawatan Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas Anak Dengan Bronkopneumonia. Real in Nursing Journal. 1 (2) 77-83. http://ojs.fdk.ac.id/

Amelia, S., Oktorina, R., & Astuti, N. (2018). Aromaterapi Peppermint Terhadap Masalah Keperawatan Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas Anak Dengan Bronkopneumonia. Real in Nursing Journal. 1 (2) 77-83.

Dewi, S. U., Oktavia, D. V., & Fatmawati, K. (2021). Penerapan Terapi Inhalasi Sederhana Dalam Peningkatan Bersihan Jalan Nafas Pada Anak Dengan ISPA. Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia, 5(2), 65²72. https://doi.org/10.52020/jkwgi.v5i2.3341

Rahmanti1, A., & Muarifah, I. (2020). Penerapan Pemberian Kombinasi Mint (Peppermint Oil) Dan Cairan Dengan Dengan Nebulizer Pada Pasien Dengan Pasien Dengan Batuk Asma Bronchiale. Jurnal Kesehatan Medika Udayana, Vol.06 No. Retrieved from http://ejurnalstikeskesdamudayana.ac.id/index.php/jmu/article/view/196/99

(Sherly Amelia 2018). aromaterapi Peppermint Terhadap Masalah keperawatan ketidakefektifan jalan nafas anak dengan bronkopneumonia

(Nur Fadila et al. 2022) 20 Higeia 6 (4) (2022) Higeia Journal of Public Health Research And Development Faktor Risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada Anak Balita Abstrak

(Dewi and Oktavia 2021) Penerapan Terapi Inhalasi Sederhana Dalam Peningkatan Bersihan Jalan Napas Pada Anak Dengan ISPA.

(Ichsan et al. 2022) Literature Review : Aromaterapi Daun Mint Efektif Dalam Menurunkan Sesak Napas Pada Pasien TB Paru

(Hutabarat et al. 2019) Pengaruh Inhalasi Sederhana Menggunakan Aromaterapi Daun Mint (Mentha Piperita) Terhadap Penurunan Sesak Nafas Pada Pasien Tubercolosis Paru Di Puskesmas.

(Prastio, Imamah, and Yulianti 2023) Penerapan Inhalasi Sederhana Dengan Aromaterapi Peppermint Terhadap Masalah Keperawatan Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas Pada Anak Bronkopneumonia.

(Vaizul Rahman and Studi Ilmu Keperawatan 2023) volume 5 Nomor 2 Oktober 2023 Efektifitas Penerapan Inhalasi Sederhana Aromaterapi Peppermint Terhadap Penurunan Frekuensi Pernapasan Pada Penderita Tubercolosis Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Mentok Tahun 2023.

(Maimunah and Rachmawati 2023) Penerapan Inhalasi Sederhana menggunakan Daun Mint terhadap Ketidakbersihan Jalan Nafas pada Keluarga Ny.A dengan TB Paru

(Sundari et al. 2021) Penerapan Inhalasi Sederhana Menggunakan Daun Mint ( Mentha Piperita) Terhadap Penurunan Sesak Nafas Pada Pasien TB Paru Application Of Simple Inhalation Using Mint Leaves (Mentha Piperita) To Reduce Shortness of Breath In Pulmonary Tuberculosis Patients.

(Girard, Fruth, and Kieny 2005) A review of vaccine research and development: Tuberculosis (Hossain and Mihrshahi 2022) Exclusive Breastfeeding and Childhood Morbidity: A Narrative

Review

(Addisu et al. 2021) Association of Acute Respiratory Infections with Indoor Air Pollution from Biomass Fuel Exposure among Under-Five Children in Jimma Town, Southwestern Ethiopia

(Jain, Lodha, and Kabra, n.d.) Upper Respiratory Tract Infections (Rosana 2016) ISPA

Downloads

Published

2025-03-29

How to Cite

Pratiwi, W., & Christiani, N. (2025). Pengaruh Inhalasi Pepermint terhadap ISPA pada Balita: The Effect of Peppermint Inhalation on ISPA in Toddlers. Journal of Holistics and Health Sciences, 7(1), 199–206. https://doi.org/10.35473/jhhs.v7i1.586