EDUKASI PERSONAL DAN PEMBERIAN PMT BAGI BALITA STUNTING DI DESA LANJAN MELALUI PENDEKATAN DOOR TO DOOR

Authors

  • Intan Nurcahyani Universitas Ngudi Waluyo
  • Reti Purwasi Universitas Ngudi Waluyo
  • Putri Amanatun Ni'mah Universitas Ngudi Waluyo
  • Teguh Harso Widagdo Universitas Ngudi Waluyo
  • Shinta Tia Pramudita Universitas Ngudi Waluyo
  • Azizah Sella Lestari Universitas Ngudi Waluyo
  • Nur Hidayah Universitas Ngudi Waluyo
  • Hesti Nuralifah Universitas Ngudi Waluyo
  • Ansgar Kevin Bali Waluyo Universitas Ngudi Waluyo
  • Yusda Ryansyah Universitas Ngudi Waluyo
  • Heni Arifatul Hidayah Universitas Ngudi Waluyo

DOI:

https://doi.org/10.35473/jpmmi.v9i1.650

Keywords:

Stunting; Nutrition Education; Supplementary Feeding; Toddlers; Community Empowerment

Abstract

Stunting remains a major nutritional problem among children under five in Indonesia, including in rural areas such as Lanjan Village. This condition not only affects physical growth but also cognitive development and long- term productivity. The purpose of this activity was to improve mothers’ knowledge and practices regarding stunting prevention through personal education combined with supplementary feeding (PMT). The target participants were five mothers and their five stunted toddlers. The method used was a door-to-door approach, consisting of personalized education, participatory discussion, and the provision of PMT to support daily nutrition. The results showed that mothers actively participated and shared challenges, particularly related to picky eating behavior and irregular eating moods in children. Feedback indicated increased knowledge, awareness, and motivation among mothers to implement balanced nutrition in daily feeding practices. In conclusion, a personal and participatory educational approach combined with supplementary feeding is effective in increasing mothers’ knowledge and motivation while addressing real challenges in child feeding, thus supporting stunting prevention in rural communities

 

ABSTRAK

Stunting masih menjadi masalah gizi utama pada anak balita di Indonesia, termasuk di wilayah pedesaan seperti Desa Lanjan. Kondisi ini tidak hanya memengaruhi pertumbuhan fisik tetapi juga perkembangan kognitif dan produktivitas jangka panjang. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan praktik ibu terkait pencegahan stunting melalui edukasi personal yang dikombinasikan dengan pemberian makanan pendamping tambahan (PMT). Sasaran kegiatan adalah 5 ibu dan 5 balita stunting. Metode yang digunakan yaitu pendekatan door to door melalui edukasi personal, diskusi partisipatif, serta pemberian PMT sebagai dukungan gizi sehari- hari. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ibu balita berpartisipasi aktif serta mengemukakan tantangan, terutama terkait perilaku picky eater dan mood makan anak yang tidak teratur. Umpan balik menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, kesadaran, dan motivasi ibu dalam menerapkan gizi seimbang pada pola makan balita. Kesimpulannya, pendekatan edukasi personal yang partisipatif dengan pemberian PMT terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan motivasi ibu sekaligus menjawab tantangan nyata dalam pemberian makan, sehingga mendukung upaya pencegahan stunting di masyarakat pedesaan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amelia, R. N., Dewi, E. I. K., Saleh, R. M., Prasetyo, T., & Kurniawan, A. (2025). Sosialisasi dan Percepatan Penanggulangan Stunting Melalui Pemberian Makanan Tambahan pada Balita di Grogolan , Boyolali. Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUPEMA), 04(01), 13–23. https://doi.org/https:10.22437/jupema.v4i1.37854

Bappenas RI. (2021). Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Stunting Indonesia 2021-2024.

Dewi, E. R., Mubaroq, M. H., & Febriani, D. (2022). Penerapan Metode Door to Door Dalam Pendampingan Gizi Balita Stunting di Desa Pamotan Kecamatan Pamotan Kabupaten Rembang. Jurnal Pengabdian Kesehatan, 5(2), 111–120.

Herliana, I., Lestari, N. E., Solehudin, Koto, Y., & Lannasari. (2024). EDUKASI MENGENAI ASUPAN GIZI SEIMBANG PADA BALITA DALAM PENCEGAHAN STUNTING. Jurnal Peduli Masyarakat, 6(3), 1079–1187.

Heryani, H., Istikharoh, I., Sari, M., Yulansari, M., & Putri Gustin, M. (2023). Edukasi Stunting pada Ibu Balita. Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(4), 266–271. https://doi.org/10.56359/kolaborasi.v3i4.302

Kementerian Kesehatan RI. (2022). Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI).

Khairul Fadjri, T., Sri Mulyani, N., Jamni, T., & Junaidi. (2024). Pencegahan stunting melalui edukasi gizi dan keterampilan kreasi pangan bergizi kepada ibu balita / Stunting prevention through nutrition education and nutritious food creation skills for mothers of toddlers. SAGO:Gizi Dan Kesehatan, 5(3), 831–836. http://dx.doi.org/10.30867/gikes.v5i3.1731

Downloads

Published

2026-02-20

How to Cite

Nurcahyani, I., Purwasi, R., Ni'mah, P. A., Widagdo, T. H., Pramudita, S. T., Lestari, A. S., Hidayah, N., Nuralifah, H., Waluyo, A. K. B., Ryansyah, Y., & Hidayah, H. A. (2026). EDUKASI PERSONAL DAN PEMBERIAN PMT BAGI BALITA STUNTING DI DESA LANJAN MELALUI PENDEKATAN DOOR TO DOOR. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Indonesia (Indonesian Journal of Independent Community Empowerment), 9(1), 35–40. https://doi.org/10.35473/jpmmi.v9i1.650