INSTING (Inovasi Tanggulangi Stunting) Pemanfaatan Pangan Lokal Ikan Lele sebagai Pemberian Makanan Tambahan (PMT)
Keywords:
insting, stunting, pangan lokal, ikan lele, tempe, pmt, edukasi giziAbstract
Stunting is a linear growth disorder in children under five associated with chronic undernutrition, recurrent infections, caregiving practices, and environmental conditions. Prevention requires stronger family capacity to provide safe, diverse, balanced, and locally available supplementary foods. This activity aimed to strengthen the understanding of posyandu cadres and mothers of toddlers in Jrebeng Hamlet, Wiru Village, Bringin District, Semarang Regency, regarding stunting prevention through local catfish and tempeh in the INSTING approach (Inovasi Tanggulangi Stunting). The activity was conducted in 22 August 2026 with approximately 15 participants. Educational content was based on the INSTING Pocket Book and supported by recent evidence on complementary feeding, animal-source foods, nutrition education, and cadre empowerment. The activity used interactive education, presentation, discussion, question-and-answer sessions, and practical explanation of Nugget Lele Tempe and Dimsum Lele preparation. All participants received information on stunting, supplementary feeding principles, the double protein concept, ingredients, preparation steps, and the use of local foods in family meals. The activity produced an educational resource that cadres can reuse. Because individual pre-test and post-test data were not available, quantitative changes in knowledge could not be measured. The activity indicates that INSTING is relevant as a practical educational medium at the hamlet level and can be developed into a continuous program.
ABSTRAK
Stunting merupakan gangguan pertumbuhan linier pada balita yang berkaitan dengan kekurangan gizi kronis, infeksi berulang, pola asuh, dan kondisi lingkungan. Pencegahan memerlukan peningkatan kapasitas keluarga dalam menyediakan makanan tambahan yang aman, beragam, seimbang, dan berbasis pangan lokal. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman kader posyandu dan ibu balita di Dusun Jrebeng, Desa Wiru, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang tentang pencegahan stunting melalui pemanfaatan ikan lele dan tempe dalam konsep INSTING (Inovasi Tanggulangi Stunting). Kegiatan dilaksanakan pada 22 Agustus 2026 dengan sekitar 15 peserta. Materi disusun berdasarkan Buku Saku INSTING dan diperkuat dengan literatur terbaru mengenai pemberian makanan pendamping, pangan sumber protein hewani, edukasi gizi, dan pemberdayaan kader. Metode kegiatan berupa sosialisasi interaktif, pemaparan materi, diskusi, tanya jawab, dan penjelasan pengolahan Nugget Lele Tempe serta Dimsum Lele. Seluruh peserta memperoleh materi tentang stunting, prinsip Pemberian Makanan Tambahan, konsep double protein, bahan, tahapan pengolahan, dan penerapan pangan lokal dalam menu keluarga. Kegiatan menghasilkan media edukasi yang dapat digunakan kembali oleh kader. Karena tidak tersedia data pre-test dan post-test individual, perubahan pengetahuan secara kuantitatif belum dapat diukur. Kegiatan ini menunjukkan bahwa materi INSTING relevan sebagai media edukasi praktis di tingkat dusun dan dapat dikembangkan menjadi program berkelanjutan.
References
Ahmadi, A., Widyyati, M. L. I., & Rafti, A. A. (2026). Pengaruh edukasi gizi terhadap pengetahuan ibu tentang nutrisi balita stunting di Puskesmas Pulau Mandangin. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 18(1), 9–15. https://jurnalgizi.unw.ac.id/index.php/JGK/article/view/900
Ainiyyah, A. Z. N., Siswati, T., Waluyo, Sitasari, A., Ar-Rasyid, M. A. H., & Attawet, J. (2026). Effectiveness of an interactive nutrition education kit on mothers’ knowledge and attitudes toward stunting prevention: A quasi-experimental study. Berita Kedokteran Masyarakat, 42(4), e27998. https://journal.ugm.ac.id/v3/BKM/article/view/27998
Amri, A. F. (2022). Edukasi emotional demonstration dalam meningkatkan pengetahuan ibu terhadap pencegahan stunting. Media Gizi Kesmas, 11(2), 341–350. https://e-journal.unair.ac.id/MGK/article/view/24893
Asare, H., Rosi, A., Faber, M., Smuts, C. M., & Ricci, C. (2022). Animal-source foods as a suitable complementary food for improved physical growth in 6 to 24-month-old children in low- and middle-income countries: A systematic review and meta-analysis of randomised controlled trials. British Journal of Nutrition, 128(12), 2453–2463. https://www.cambridge.org/core/journals/british-journal-of-nutrition/article/animalsource-foods-as-a-suitable-complementary-food-for-improved-physical-growth-in-6-to-24monthold-children-in-low-and-middleincome-countries-a-systematic-review-and-metaanalysis-of-randomised-controlled-trials/6427FFE371BAAC054742E8EBE8147B1D
Azrimaidaliza, A., Femelia, W., Chalida, N. N., & Putri, R. E. (2022). Edukasi gizi bagi ibu balita di wilayah kerja Puskesmas Lapai Kecamatan Nanggalo Kota Padang. Buletin Ilmiah Nagari Membangun, 5(2), 168–177. https://buletinnagari.lppm.unand.ac.id/index.php/index/login?source=%2Findex.php%2FBINA%2Farticle%2Fview%2F313
Khonje, M. G., & Qaim, M. (2024). Animal-sourced foods improve child nutrition in Africa. Proceedings of the National Academy of Sciences, 121(50), e2319009121. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC11648637/
Lolan, Y. P., & Sutriyawan, A. (2021). Pengetahuan gizi dan sikap orang tua tentang pola asuh makanan bergizi dengan kejadian stunting. Journal of Nursing and Public Health, 9(2), 116–124. https://jurnal.unived.ac.id/index.php/jnph/article/view/1815
Miller, V., Webb, P., Cudhea, F., et al. (2023). Children’s and adolescents’ rising animal-source food intakes in 1990–2018 were impacted by age, region, parental education and urbanicity. Nature Food, 4(4), 305–319. https://www.nature.com/articles/s43016-023-00731-y
Naulia, R. P., Hendrawati, H., & Saudi, L. (2021). Pengaruh edukasi gizi terhadap pengetahuan dan sikap ibu dalam pemenuhan nutrisi balita stunting. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 10(2), 95–101. https://journals.uima.ac.id/index.php/jikm/article/view/903
Nurcahyani, I., Purwasi, R., Ni’mah, P. A., et al. (2026). Edukasi personal dan pemberian PMT bagi balita stunting di Desa Lanjan melalui pendekatan door to door. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Indonesia, 9(1), 35–40. https://e-abdimas.unw.ac.id/index.php/jpmmi/article/view/650
Oktaviana, N., Veftisia, V., & Khayati, Y. N. (2026). Empowering mothers: Relationship of toddler mother class participation on maternal knowledge of toddler nutrition in Karangjati Village. Indonesian Journal of Midwifery, 9(1), 118–127. https://jurnal.unw.ac.id/index.php/ijm/article/view/4989
Parikh, P., Semba, R., Manary, M., Swaminathan, S., Udomkesmalee, E., Bos, R., Poh, B. K., Rojroongwasinkul, N., Geurts, J., Sekartini, R., & Nga, T. T. (2022). Animal source foods, rich in essential amino acids, are important for linear growth and development of young children in low- and middle-income countries. Maternal & Child Nutrition, 18(1), e13264. https://onlinelibrary.wiley.com/doi/full/10.1111/mcn.13264
Pontang, G. S., Alia, A. P., & Setiyaningsih, S. (2024). Perbedaan status gizi sebelum dan sesudah pemberian makanan tambahan (PMT) berbahan pangan lokal pada balita stunting di Desa Kalijambe dan Desa Tanjung Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang. Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang, 6(1), 53–67. https://sinov.semarangkab.go.id/index.php/sinov/article/view/801
Pontang, G. S., Setyaningsih, S., Aliya, A. P., & Fariza, Z. (2025). Pendampingan program pemberian makanan tambahan (PMT) pangan lokal di Desa Tanjung dan Desa Kalijambe, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang. Indonesian Journal of Community Empowerment, 7(1), 156–161. https://jurnal.unw.ac.id/index.php/IJCE/article/view/4006
Rahmadani, R. A., Setiawati, A., Aris, I., Lontaan, A., & Prasetyowati, P. (2025). Effectiveness of nutrition education on stunting prevention behavior in mothers under five. Jurnal Edukasi Ilmiah Kesehatan, 3(1), 1–8. https://ejournal.poltekkesaceh.ac.id/index.php/gikes/article/view/1300
Rahmat, M., & Isdiany, N. (2024). Edukasi gizi menggunakan kalender edukasi stunting (KALSITING) meningkatkan pengetahuan ibu balita untuk pencegahan stunting. Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, 34(4), 1014–1024. https://jurnal.polkesban.ac.id/index.php/jmp2k/article/view/2557
Ramadhani, C., & Adi, A. C. (2024). Penggantian tepung kacang merah dan tepung lele dalam semprong: Dampak terhadap daya terima, kandungan gizi, dan nilai ekonomi sebagai makanan tambahan balita. SAGO: Gizi dan Kesehatan, 5(1). https://ejournal.poltekkesaceh.ac.id/index.php/gikes/article/view/1300
Sari, D. K. (2024). Pengaruh edukasi gizi terhadap self-efficacy ibu dalam pencegahan stunting pada balita. Nursing Sciences Journal, 8(2). https://ojs.unik-kediri.ac.id/index.php/nsj/article/view/6088
Solehah, N. Z., Herviana, Ardian, J., Fajriani, L. N., & Jauhari, M. T. (2024). Studi potensi pemberian makanan tambahan (PMT) nugget ikan tongkol terhadap berat badan anak balita stunting. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 16(2), 203–210. https://jurnalgizi.unw.ac.id/index.php/JGK/article/view/558
Virgian, K., Setiawati, D., Asmalinda, W., & Veratiwi, V. (2022). Pelaksanaan kelas ibu balita dengan metode focus group discussion (FGD) dan multimedia di Posyandu Anyelir wilayah kerja Puskesmas Dempo Palembang. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(8), 2589–2602. https://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/kreativitas/article/view/6668
Wibowo, M. A., Adhianata, H., & Iskandar, Z. (2023). Efikasi edukasi gizi melalui cooking demo dan poster gizi seimbang pada ibu balita stunting. Refleksi: Jurnal Riset dan Pendidikan, 2(1), 51–57. https://e-journal.unipma.ac.id/index.php/REF/article/view/18897
Willmart, A. C., Krissandiani, F. N. R., & Nadhiroh, S. R. (2024). Nutrition education as an effort to increase knowledge relate to stunting prevention for posyandu cadres integrated in “Desa Emas: Percepatan Penurunan Stunting” program. Media Gizi Kesmas, 13(1), 43–50. https://e-journal.unair.ac.id/MGK/article/view/47262
Wijayanti, E. J., Christyaningsih, J., Fadhila, U. A., & Sari, A. R. K. P. (2022). Nutrition education through provision of additional local food for pregnant women and toddlers in Kalisat District, Jember Regency. Community Empowerment, 7(9), 1543–1554. https://journal.unimma.ac.id/ce/article/view/6480
Zaharia, S., Ghosh, S., Shrestha, R., et al. (2021). Sustained intake of animal-sourced foods is associated with less stunting in young children. Nature Food, 2, 246–254. https://www.nature.com/articles/s43016-021-00259-z
Mahasiswa KKN Universitas Ngudi Waluyo. (2026). INSTING: Inovasi Tanggulangi Stunting—Pemanfaatan pangan lokal ikan lele sebagai pemberian makanan tambahan (PMT) [Buku saku]. Universitas Ngudi Waluyo.
World Health Organization. (2023). WHO guideline for complementary feeding of infants and young children 6–23 months of age. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789240081864