Pengetahuan Ibu Berhubungan dengan Kelengkapan Imunisasi Lanjutan pada Balita Usia 37 s/d 60 Bulan di Puskesmas Arga Mulya
Mothers' Knowledge Regarding Follow-Up Immunization Completeness in Toddlers Aged 37 to 60 Months at Arga Mulya Community Health Center
DOI:
https://doi.org/10.35473/jhhs.v8i1.609Keywords:
Cakupan Imunisasi, Imunisasi Lanjutan, Kelengkapan Imunisasi, Pengetahuan IbuAbstract
Low coverage of follow-up immunizations in toddlers is caused by parental behavior. Knowledge plays an important role in shaping a person's behavior, whereby people with low knowledge about immunization tend not to believe in the benefits of immunization for children. There are still mothers in the Arga Mulya Community Health Center working area who do not provide follow-up immunizations for their toddlers, even though health workers have provided education and counseling through the integrated health service post (posyandu). The purpose of this study was to determine the relationship between mothers' knowledge and the completeness of follow-up immunizations in toddlers aged 37-60 months at the Arga Mulya Community Health Center. The research design used was quantitative with a cross-sectional survey approach. The population consisted of all mothers with toddlers aged 37 to 60 months, totaling 209 mothers. The sampling technique used was non-probability sampling with a purposive sampling approach that met the inclusion and exclusion criteria, resulting in a sample of 68 respondents. The results showed that the majority of mothers had sufficient knowledge about follow-up immunizations, with 31 mothers (45.6%) having adequate knowledge; the majority had completed follow-up immunizations, with 39 mothers (57.4%) having done so; and there was a relationship between mothers' knowledge about follow-up immunizations and the completion of follow-up immunizations, with a p-value of 0.017. Mothers must pay attention to their children's health, one of which is by providing follow-up immunizations so as to reduce unexpected risks for toddlers.
ABSTRAK
Rendahnya cakupan imunisasi lanjutan pada balita disebabkan oleh perilaku orang tua. Pengetahuan memegang peranan penting dalam pembentukan perilaku seseorang, di mana orang dengan pengetahuan yang rendah tentang imunisasi cenderung tidak percaya pada manfaat imunisasi bagi anak. Masih ditemukan ibu di wilayah kerja Puskesmas Arga Mulya yang tidak melakukan imunisasi lanjutan bagi balitanya, meskipun petugas kesehatan sudah melakukan edukasi dan penyuluhan melalui posyandu. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui hubungan pengetahuan ibu dengan kelengkapan imunisasi lanjutan pada balita usia 37-60 bulan di Puskesmas Arga Mulya. Desain penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional survey. Populasinya yaitu seluruh ibu yang memiliki balita usia 37 s.d. 60 bulan sejumlah 209 ibu. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling dengan jenis pendekatan purposive sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, sehingga didapatkan sampel 68 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran pengetahuan ibu tentang imunisasi lanjutan mayoritas pada pengetahuan cukup sebanyak 31 ibu (45,6%); gambaran kelengkapan imunisasi lanjutan mayoritas telah melengkapi imunisasi lanjutan sejumlah 39 ibu (57,4%); dan terdapat hubungan antara pengetahuan ibu tentang imunisasi lanjutan dengan kelengkapan imunisasi lanjutan dengan nilai p-value 0,017. Ibu wajib dan harus memperhatikan kesehatan anaknya, salah satunya dengan pemberian imunisasi lanjutan sehingga dapat mengurangi risiko yang tidak diharapkan bagi balita.
Downloads
References
Agung, R., Samino, S., Febriani, C. A. F., & Perdana, A. A. (2023). The Relationship between Mother’s Knowledge and Work and Completeness of Immunization for Toddlers in the UPTD Working Area of Krui Health Center, Pesisir Barat Regency in 2023. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 9(11), 9185–9192. https://doi.org/10.29303/jppipa.v9i11.3790
Dinkes Provinsi Kalteng, P. (2024). Data Capaian Imunisasi Polio Dosis 1 di Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah per 14 Agustus 2024. Dinkes.Kalteng.Go.Id. https://dinkes.kalteng.go.id/data-kesehatan-saat-ini/simak-infografis-berikut-untuk-melihat-capaian-imunisasi-polio-dosis-1-berdasarkan-daerah-di-wilayah-provinsi-kalimantan-tengah-per-14-agustus-2024/
Fajriah, S. N., Munir, R., & Lestari, F. (2021). Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Imunisasi Dasar Dengan Kepatuhan Ibu Melaksanakan Imunisasi Dasar Pada Bayi 1-12 Bulan. Journal of Nursing Practice and Education, 2(1), 33–41. https://doi.org/10.34305/jnpe.v2i1.359
Fatiregun, A. A. (2022). Maternal determinants of complete child immunization among children aged 12–23 months in a southern district of Nigeria. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.vaccine.2011.11.082
Hasanah, M. S., Lubis, A. D., & Syahleman, R. (2021). Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Imunisasi Dasar Terhadap Kepatuhan Pemberian Imunisasi Dasar Pada Bayi. Jurnal Borneo Cendekia, 5(1), 53–63. https://doi.org/10.54411/jbc.v5i1.222
Kusyairi, A., Abidin, Z., Kurdi, F., & Ratnawati, I. (2022). Pengaruh Pemberian Kie Terhadap Capaian Imunisasi Lanjutan Pada Balita Usia 18-36 Bulan Selama Pandemi Covid-19 Di Desa Tukum Kecamatan Tekung Kabupaten Lumajang. Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing), 8(2), 318–326. https://doi.org/10.33023/jikep.v8i2.1133
Notoatmodjo, S. (2014). Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta.
Nuraisya, W., & Fitriyah, L. (2025). Faktor-Faktor Kelengkapan Imunisasi Lanjutan Pada Anak Usia 1-2 Tahun di Posyandu Adenium Desa Panjunan Duduksampean Kabupaten Gresik The Factors Affecting the Completeness of Advanced Immunization in Children Aged 1-2 Years at Adenium Posyandu , Panjunan. August 2023, 1–8.
Nurvembrianti, I., Purnamasari, I., & Sundari, A. (2021). Pendampingan Ibu Hamil Dalam Upaya Peningkatan Status Gizi. Jurnal Inovasi & Terapan Pengabdian Masyarakat, 1(2), 50–55.
Rachmadicha, N. N., Nuhaida, S., Fauzia, A. N., Alfatihah, H. I., Firdaus, N., Yusuf, P. D., Pramita, Q., Fatihah, K. N., Fadila, F. N., Zalfadania, N., Puspita Putri, A. A. S., & Veronika Akhmad, G. N. (2022). Hubungan Pengetahuan Ibu dan Sikap Anak terhadap Kelengkapan Imunisasi Lanjutan di Sekolah Dasar Negeri Surabaya. Jurnal Farmasi Komunitas, 9(2), 117–121. https://doi.org/10.20473/jfk.v9i2.25025
Retnawati, H., Rohani, S., Nugerahaeni, S. D., & Wulandari, E. T. (2021). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Status Imunisasi Lanjutan Didesa Sidoharjo Puskesmas Pringsewu. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 10(1), 1–12. https://doi.org/10.52657/jik.v10i1.1311
Riyanti, E., Mauludiyah, I., & Hidayati, U. N. (2022). Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Imunisasi Dasar Dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar Anak Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Posyandu Teratai Desa Ngebruk Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang. Jurnal Ilmu Gizi, 4(2), 5–37.
Safitri, F., & Andika, F. (2020). Determinan Kelengkapan Imunisasi Lanjutan pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Leupung Kabupaten Aceh Besar. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 6(2), 967. https://doi.org/10.33143/jhtm.v6i2.1083
Sianturi, M. I. (2022). Hubungan Pengetahuan Ibu dengan Pemberian Imunisasi Lanjutan Pentavalen pada Anak Usia 18 Bulan. Journal Health Of Education, 3(1 e-ISSN:2809-2287), 1–9.
Utama, R. P. (2021). Status Gizi dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 10(2), 689–694. https://doi.org/10.35816/jiskh.v10i2.680
Wibowo, R. S., Kusmiati, S., Cahyaningsih, H., Sofyana, H., Keperawatan, J., & Kemenkes, P. (2024). Pengetahuan ibu berhubungan dengan kelengkapan imunisasi lanjutan pada balita. 4(2), 15–21. https://doi.org/10.34011/jkifn.v4i2.2723
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Journal of Holistics and Health Sciences

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


