PELATIHAN KADER PKK DAN KADER POSYANDU DALAM PEMBUATAN PMT BERBAHAN DASAR IKAN LELE SEBAGAI UPAYA PERCEPATAN PENCEGAHAN STUNTING DESA KUWARASA

Authors

  • Isfaizah Universitas Ngudi Waluyo
  • Dea Ayu Vidina Universitas Ngudi Waluyo
  • Novita Dwi Aryani Universitas Ngudi Waluyo
  • Diyah Anggreini Universitas Ngudi Waluyo

DOI:

https://doi.org/10.35473/jpmmi.v9i1.563

Keywords:

Stunting, Lele, PMT

Abstract

One of the issues in Kuwarasan Village is growth disorders in children, often referred to as stunting. In Kuwarasan Village, five children have been identified as stunted, and the local posyandu routinely provides supplementary feeding (PMT) to children at risk of stunting. To prevent further cases of stunting in children in Kuwarasan Village, KKN students have proposed the idea of making catfish nuggets by incorporating carrots as a key ingredient. The method used in this initiative is a workshop, which involves socialization and training. The socialization aspect includes presenting material on the nutritional content and benefits of catfish, followed by training in processing catfish into nuggets. The target audience for this activity consisted of members of the PKK (Family Welfare Empowerment) and posyandu cadres in Kuwarasan Village, with a total of 35 participants. This community service activity, aimed at empowering participants through training in catfish processing, was carried out in several stages. These included presenting material on the importance of preventing stunting through proper nutritional intake from processed catfish, introducing local food ingredients, discussing the benefits and nutritional content of catfish, and exploring various food preparations that can be made using catfish. The training on catfish utilization culminated in the creation of innovative catfish nugget products, intended to serve as a PMT menu in theeffort to prevent stunting.

 

ABSTRAK

Salah satu permasalahan yang ada di Desa Kuwarasan ialah gangguan pertumbuhan pada anak atau sering disebut dengan stunting. Di Desa Kuwarasan sendiri terdapat 5 orang anak yang terindikasi stunting, kemudian posyandu setempat rutin melakukan pemberian PMT bagi anak yang mengalami resiko stunting. Oleh karena itu, untuk mencegah stunting yang berkelanjutan pada anak di Desa Kuwarasan, mahasiswa KKN memiliki rancangan ide pembuatan Nugget ikan lele dengan mengkombinasikan bahan dasar wortel. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Worshop yaitu sosialisasi dan pelatihan, sosialisasi terdiri dari pemaparan materi mengenai kandungan serta manfaat ikan lele kemudian pelatihan pembuatan olahan ikan lele menjadi nugget. Sasaran kegiatan ini adalah komunitas ibu PKK dan kader posyandu di Desa Kuwarasan dengan jumlah 35 peserta. Kegiatan pengabdian masyarakat melalui pemberdayaan pelatihan pengolahan ikan lele dilakukan dengan beberapa tahapan, diantaranya pemaparan materi tentang pengetahuan pentingnya pencegahan stunting melalui asupan gizi dari olahan ikan lele, serta pengenalan bahan pangan lokal, manfaat ikan lele, kandungan ikan lele, dan olahan makanan yang dapat dicampurkan dengan ikan lele. Dengan demikian pelatihan pemanfaatan ikan lele dilakukan untuk menghasilkan inovasi produk nugget ikan lele sebagai menu PMT dalam rangka upaya pencegahan stunting.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alifariki, L. O. (2020). Gizi Anak dan Stunting ( tno J. Siagian (ed.)). Yogyakarta:CV Fawwaz Mediacipta.

Animah, A., Akram, A., Adhitya, S., & Suryatara, B. (2022). NUGGET. 02(02), 113–121.

Apriliani, F., Fajar, N. A., & Rahmiwati, A. (2024). MEDIA INFORMASI Efektivitas Pemberian Makanan Tambahan Berbahan Pangan Lokal Terhadap Status Gizi Balita Stunting : Systematic Review. 20, 25–34.

Asmare, A. A., & Agmas, Y. A. (2022). Determinants of coexistence of stunting, wasting, and underweight among children under five years in the Gambia; evidence from 2019/20 Gambian demographic health survey: application of multivariate binary logistic regression model. BMC Public Health, 22(1), 1–13. https://doi.org/10.1186/s12889-022-14000-3

Kemenkes RI. (2023). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Perkembangan Anak.

Maulana, R., Nurrahman, & Suyanto, A. (2021). Total Mikroba, Kekenyalan, dan Sifat Sensori Tahu Putih Berdasakan Perbedaan Lama Perendaman dalam Larutan Belimbing Wuluh. Jurnal Pangan Dan Gizi, 11(2), 142–150.

Mulyani, I., Yolandika, C., Metalisa, R., Novreta, E. D., Lesmana, I., & Heltonika, B. (2022). Penyuluhan Pembuatan Nugget Ikan Lele sebagai Solusi Camilan Sehat untuk Anak di Desa Kualu Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Jurnal Pengabdian Nasional, 3(1), 61–69. https://jurnal.polinela.ac.id/index.php/JPN/index

Santi, M. W., Triwidiarto, C., Syahniar, T. M., Firgiyanto, R., & Andriani, M. (2020). Peningkatan Pengetahuan Kader Posyandu dalam Pembuatan PMT Berbahan Dasar Kelor sebagai Upaya Percepatan Pencegahan Stunting. Dharma Raflesia : Jurnal Ilmiah Pengembangan Dan Penerapan IPTEKS, 18(2), 77–89. https://doi.org/10.33369/dr.v18i2.12056

Sari, E. M., Juffrie, M., Nuraini, N., & Sitaresmi, M. N. (2016). Protein, Calcium and Phosphorus Intake of Stunting and Non Stunting Children Aged 24-59 Months. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 12(4), 152–159.

Utomo, F. C., Wicaksono, D., & Putri, S. A. (2023). Pelatihan Pembuatan Menu Makanan Nugget Lele untuk Program Menu Tambahan (PMT) Desa Gondowulan dalam Upaya Mengatasi Permasalahan Stunting. Jurnal Bina Desa, 5(1), 22–26. https://doi.org/10.15294/jbd.v5i1.40924

Downloads

Published

2026-02-20

How to Cite

Isfaizah, Dea Ayu Vidina, Novita Dwi Aryani, & Diyah Anggreini. (2026). PELATIHAN KADER PKK DAN KADER POSYANDU DALAM PEMBUATAN PMT BERBAHAN DASAR IKAN LELE SEBAGAI UPAYA PERCEPATAN PENCEGAHAN STUNTING DESA KUWARASA. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Indonesia (Indonesian Journal of Independent Community Empowerment), 9(1), 9–14. https://doi.org/10.35473/jpmmi.v9i1.563

Most read articles by the same author(s)