SOSIALISASI DAN PEMBERDAYAAN UMKM : RE-BRANDING DAN PENJUALAN DIGITAL UNTUK PELAKU UMKM LOKAL
DOI:
https://doi.org/10.35473/jpmmi.v8i2.623Keywords:
Re-Branding, UMKM, Pemasaran Digital, Pemberdayaan MasyarakatAbstract
The development of digital technology has provided great opportunities for local Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) to expand their market reach. In order to support the economic growth of Lembu Village, Bancak Sub-district, Semarang Regency, the Community Service Program (KKN) Team of Universitas Ngudi Waluyo Period XIII in 2025 carried out a program entitled Re-Branding and Digital Sales for Local MSMEs. The activity was conducted on Tuesday, August 16, 2025, at the Lembu Village Hall, attended by 22 MSME actors. This program aimed to empower local entrepreneurs through practical knowledge and skills related to logo design, product packaging, and digital marketing strategies via marketplace platforms and social media. Based on a preliminary survey conducted by the KKN team, most MSMEs in Lembu Village only sold their products around their neighborhoods, resulting in a limited market. Through this program, MSMEs are expected to understand the importance of branding as a business identity and to optimize digital sales to reach broader markets. The outcomes of this empowerment activity showed an increase in awareness and enthusiasm of MSME participants to apply digital-based marketing strategies. Therefore, the program is expected to strengthen the competitiveness of local MSMEs and support the sustainability of community-based economic development.
ABSTRAK
Perkembangan teknologi digital memberikan peluang besar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperluas jangkauan pasarnya. Dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Lembu, Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarang, Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ngudi Waluyo Periode XIII Tahun 2025 melaksanakan program bertajuk Re-Branding dan Penjualan Digital untuk Pelaku UMKM Lokal. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 16 Agustus 2025, di Balai Desa Lembu dan diikuti oleh 22 pelaku UMKM. Program ini bertujuan untuk memberdayakan para pelaku usaha melalui pemahaman serta keterampilan praktis mengenai pembuatan logo, pengemasan produk, dan strategi pemasaran digital melalui marketplace serta media sosial. Berdasarkan hasil survei awal tim KKN, sebagian besar UMKM di Desa Lembu masih melakukan penjualan di sekitar lingkungan tempat tinggal, sehingga pasar yang dicapai sangat terbatas. Melalui kegiatan ini, pelaku UMKM diharapkan memahami pentingnya branding sebagai identitas usaha dan mampu mengoptimalkan penjualan digital agar menjangkau pasar yang lebih luas. Hasil dari kegiatan pemberdayaan ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran dan antusiasme peserta UMKM untuk menerapkan strategi pemasaran berbasis digital. Dengan demikian, program ini diharapkan mampu memperkuat daya saing UMKM lokal serta mendukung keberlanjutan pembangunan ekonomi masyarakat.
Downloads
References
Aini, A. N., Safitri, E. N., Majalina, G., Abidin, M. Z., & Khoiriawati, N. (2024). Analisis peluang dan tantangan teknologi terhadap pemberdayaan UMKM di Indonesia. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 3(5), 2564-2571.
Ainun, N., Maming, R., & Wahida, A. (2023). Pentingnya peran logo dalam membangun branding pada UMKM. Jesya (Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah), 6(1), 674-681.
Aisyah, S., Rahmadyah, N., Andriani, N., Novriansyah, D., Putri, A., & Mayori, E. (2023). Implementasi Teknologi Financial dalam QRIS sebagai Sistem Pembayaran Digital pada Sektor UMKM di Kota Binjai. KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 102-106.
Amalina, A. (2024). Peran UMKM ( Usaha Mikro , Kecil , Menengah ) Dalam Perekonomian Nasional. 13(2), 338–348.
Barus, D. R., Simamora, H. N., & Surya, M. G. (2023). Tantangan dan Strategi Pemasaran UMKM di Era Teknologi dan Digitalisasi. 1(6), 357–365.
Birgithri, A., Syafira, T., & Louise, N. (2024). Analisis Strategi Pemasaran UMKM untuk Meningkatkan Pertumbuhan Bisnis di Era Digital. 9(1), 117–129.
Blahbatuh, K. (2025). PEMBUATAN LOGO , KEMASAN DAN PROMOSI PRODUK MELALUI MEDIA SOSIAL PADA UMKM KERIPIK PENYEK. 4(1), 77–84.
Hapsari, Y. A., Apriyanti, P., Hermiyanto, A., & Rozi, F. (2024). Analisa Peran UMKM Terhadap Perkembangan Ekonomi di Indonesia. 4.
Harahap, I., Nawawi, Z. M., & Syahputra, A. (2023). Signifikansi peranan umkm dalam pembangunan ekonomi di kota medan dalam prespektif syariah. 6(November), 718–728.
Journal, C. D., Dewantari, A. Z., Alvianto, R., Putri, C. P., Puspasari, M. D., Setiawati, P. M., & Arum, D. P. (2022). Rebranding produk tas rajut terhadap umkm azza rajut. 3(2), 723–727.
Marketing, D., To, S., Msme, I., In, S., & Village, S. (2024). Strategi Pemasaran Digital Untuk Meningkatkan Penjualan Umkm Di Desa Sembulung Banyuwangi. 2(1), 44–52.
Marta, W. (2021). Prosiding SNADES 2021 - Kebangkitan Desain & New Media: Membangun Indonesia di Era Pandemi. 309–316.
Sarfiah, S. N., Atmaja, H. E., & Verawati, D. M. (2019). Jurnal REP ( Riset Ekonomi Pembangunan ). 4(1), 137–146.
Wahmuda, F., Hidayat, M. J., & Produk, J. D. (2020). REDESAIN LOGO DAN MEDIA PROMOSI SEBAGAI CITRA PRODUK. 06(02), 147–159.

