Strategi Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja Melalui Edukasi Menggunakan Media Video Animasi

Strategies to Increase Adolescent Reproductive Health Knowledge Through Education Using Animated Video Media

Authors

  • Ahmad Ali Rohman Universitas Ngudi Waluyo
  • Umi Aniroh Universitas Ngudi Waluyo

DOI:

https://doi.org/10.35473/jhhs.v7i1.594

Keywords:

Video Animasi, Edukasi, Kesehatan Reproduksi

Abstract

Adolescence is a phase of self-discovery, where high curiosity often drives them to try new things, including behavior that threatens reproductive health. Lack of information and strong environmental influences can increase the likelihood of adolescents engaging in risky behavior, such as premarital sex, which has the potential to cause Sexually Transmitted Infections (STIs), Unintended Pregnancy (KTD), and HIV/AIDS. Therefore, an effective and interesting educational strategy is needed, one of which is through animated videos, which can be an effective educational strategy to present information interactively, help adolescents understand their limitations, and make wiser decisions.  The research design was a pretest-posttest one group design with a sample of 87 respondents using a purposive sampling technique. The research instrument used animated videos and questionnaire sheets. The results obtained before being given health education, the average knowledge of reproductive health was 9.21, while knowledge after being given health education was 15.85. Based on the Wilcoxon Rank statistical test, p-value 0.000 or less than <0.05, Ho is rejected and Ha is accepted. This shows that there is a difference in knowledge before and after being given health education about reproductive health with animated video media at SMK Negeri H. Moenadi Ungaran.

 

ABSTRAK

Masa remaja merupakan fase pencarian jati diri, dimana rasa ingin tahu yang tinggi sering kali mendorong mereka untuk mencoba hal-hal baru,termasuk berperilaku yang mengancam kesehatan reproduksi.  Minimnya informasi  dan pengaruh lingkungan yang kuat dapat meningkatkan kemungkinan remaja terlibat dalam perilaku berisiko, seperti hubungan seksual pranikah, yang berpotensi menimbulkan Infeksi Menular Seksual (IMS), Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD), dan HIV/AIDS. Oleh karena itu, diperlukan strategi edukasi yang efektif dan menarik, salah satunya melalui video animasi, yang dapat menjadi strategi edukasi yang efektif untuk menyajikan informasi secara interaktif, membantu remaja memahami keterbatasan mereka, dan membuat keputusan yang lebih bijak. Desain penelitian ini adalah  experiment quasy with pretest- posttest one group design dengan sampeliberjumlah i87irespondenidenganiteknik purposive sampling. Instrumen penelitian mengunakan video animasi dan lembar kuesioner. Didapatkan hasil sebelum diberikan pendidikan kesehatan  rata-rata pengetahuan kesehatan reproduksi sebesar 9,21, sedangkan pengetahuan setelah diberikan pendidikan kesehatan sebesar 15,85. Berdasarkan uji statistik Wilcoxon Rank  p-value 0,000 atau kurang dari <0.05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, hal  ini menunjukan bahwa ada perbedaan pengetahuan sebelum dan setelah diberikan pendidikan kesehatan tentang kesehatan reproduksi dengan media video animasi di SMK Negeri H. Moenadi Ungaran.  Diharapkan  hasil penelitian ini dapat menjadi dasar  dalam melakukan penelitian selanjutnya dengan menganalisis efektifitas media edukasi lainnya yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja yang harapannya dengan pengetahuan yang cukup memadai akan membangun sikap dan perilaku penjagaan kesehatan reproduksi remaja  dengan baik

Downloads

Download data is not yet available.

References

BKKBN (2020).Pendewasaan Perkawinan.Jakarta:Badan Koordinasi Keluarga Berecana

BPS,UNICEF,SUSENAS & PUSKAPA(2020).Pencegahan Perkawinan Anak: Percepatan Yang Tidak Bisa Ditunda. Jakarta

Damayanti,M. & Sofyan O.,(2021). Hubungan Tingkat Pendidikan Terhadap Tingkat Pengetahuan Masyarakat di Dusun Sumberan Sedayu Bantul Tentang Pencegahan Covid-19 Bulan Januari 2021. Majalah Farmaseutik Vol. 18 No. 2 : 220-226

Ernawati,H. (2018). Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja Di Daerah Pedesaan. Indonesian Journal for Health Sciences Vol.02, No.01, Maret 2018, Hal 58-64

Faijurahman, A. N., & Ramdani, H. T. (2022). Efektivitas Penyuluhan Kesehatan Dengan Video Dan Powerpoint Reproduksi Remaja ( Studi kasus di SMK HIKMAH Garut ). JUrnal Kesehatan Tambusai, 3, 177– 184.

Fitria,A. ,Safitri, J.& Nisa H.( 2023).Hubungan Akses Informasi Kesehatan dengan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi pada Mahasiswa Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan.Vol.8 No.2 (2023).Hal.180-188

Harsismanto dkk (2019),Pengaruh Pendidikan Kesehatan Media Video Dan Poster Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Anak Dalam Pencegahan Penyakit Diare . Kesmas Asclepius. 2019;1:75-85

Kartika, C. S. (2018). Analisis Perilaku Vulva Hygiene Remaja Putri Saat Menstruasi Di 3 SMP Wilayah Kecamatan Cengkareng Jakarta Barat Tahun 2017. Jurnal Ilmiah Kesehatan Delima, 2(2), 98–111. http://ejournal.stikessalsabilaserang.ac.id/index.php/JIKD/article/view/32

Lestari, Y. D., Herawati, Permatasari, L., & Hamidah, N. (2021). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Reproduksi Remaja melalui Media Animasi terhadap perubahan Pengetahuan dan Sikap pada Siswi SMP di Pondok Pesantren Nurul Jadid. Midwifery Journal, 3(1), 1–9.

Liang, M., Simelane, S., Fortuny, G., Chalasani, S., Weny, K., Salazar Canelos, P., Jenkins, L., Moller, AB., Chandra-Mouli, V., Say, L., Michielsen, K., Engel, DMC., Snow, R. (2019). The State of Adolescent Sexual and Reproductive Health. Journal of Adolescent Health, 65(6). doi:10.1016/j.jadohealth.2019.09.015

Lukman, S. (2021). Faktor Demografis Untuk Meningkatkan Informasi, Edukasi, dan Komunikasi Kesehatan Seksual dan Reproduksi. Jurnal Kajian Komunikasi, 9(1), 66-78. doi:http://dx.doi.org/10.24198/jkk.v9i1.32 722

Monks, F.J., Knoers, A. M. P., Haditono, S.R. (2009). Psikologi Perkembangan: Pengantar dalam Berbagai Bagiannya. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Notoadmojo,S. (2021). Kesehatan Masyarakat Ilmu dan Seni. Jakarta: RinekaCipta.

Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi penelitian Kesehatan. Rineka Cipta

Nurhayati,E. (2023). Pengaruh Edukasi Terhadap Pengetahuan Remaja Tentangkesehatan Reproduksi.Indonesian Journal of Nursing Health Science ISSN (Print) :2502-6127 Vol.8, No.1, Maret 2023, p. 91-98

Patil, U., Kostareva, U., Hadley, M., Manganello, J. A., Okan, O., Dadaczynski, K., Massey, P. M., Agner, J., & Sentell, T. (2021). Health Literacy, Digital Health Literacy, and COVID-19 Pandemic Attitudes and Behaviors in U.S. College Students: Implications for Interventions. International journal of environmental research and public health, 18(6), https://doi.org/10.3390/ijerph18063301

Prasanti, D. (2017). Penggunaan Media Komunikasi Bagi Remaja Perempuan Dalam Pencarian Informasi Kesehatan The Portrait of Media Health Information For Urban Community in The Digital Era. Iptek-Kom, 19(2), 149–162.

Ranni, G. A. I. P., Lestari, R. T. R., & Sari, N. A. M. E. (2020). Pengaruh Pemberian Pendidikan Kesehatan Audiovisual Tentang Reproduksi Remaja Terhadap Pengetahuan Perilaku Seksual Pranikah. Bali Medika Jurnal, 7(1), 46–60. https://doi.org/10.36376/bmj.v7i1.107

Solehati, T., Rahmat, A., & Kosasih, C. E. (2019). Relation of Media on Adolescents’ Reproductive Health Attitude and Behaviour. Jurnal Penelitian Komunikasi Dan Opini Publik, 23(1). https://doi.org/10.33299/jpkop.23.1.1768

Syatawati, N., T. Respati, DS. Rosyada. (2017). Efektivitas Metode Promosi Kesehatan dalam Meningkatkan Pengetahuan Tentang Kesehatan Reproduksi Siswa SMP Negeri. Vol. 1 No. 1. Dalam http://proceeding.unisba.ac.id/index.php/BaMGMH/article/download/918 pdf. (Diakses 13 Januari 2025)

Vidayanti V, Tasya K, Tungkaki P, Retnaningsih L.N.(2020) Vidayanti. Pengaruh Pendidikan Seks Dini Melalui Media Video Animasi Terhadap Peningkatan Pengetahuan Anak Usia Sekolah Tentang Seksualitas Di Sdn Mustokorejo Yogyakarta. InJ Formil (Forum Ilmiah) KesMas Respati. 2020; 5(2). p. 203-14

WHO. (2022). Adolescent and young adult health. Available at: https://www.who.int/newsroom/fact-sheets/detail/adolescents-healthrisks-and-solutions (Accessed: 14 Januari 2025)

Downloads

Published

2025-03-29

How to Cite

Ahmad Ali Rohman, & Umi Aniroh. (2025). Strategi Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja Melalui Edukasi Menggunakan Media Video Animasi: Strategies to Increase Adolescent Reproductive Health Knowledge Through Education Using Animated Video Media. Journal of Holistics and Health Sciences, 7(1), 215–223. https://doi.org/10.35473/jhhs.v7i1.594