Hubungan Paritas dengan Terjadinya Depresi pada Ibu Hamil di Puskesmas Krapyak Kidul Kota Pekalongan

The Relationship Between Parity and the Occurrence of Depression in Pregnant Women at the Krapyak Kidul Community Health Center, Pekalongan City

Authors

  • Nurul Firdaus Universitas Ngudi Waluyo
  • Masruroh Universitas Ngudi Waluyo

DOI:

https://doi.org/10.35473/jhhs.v8i1.717

Keywords:

Paritas, Depresi Ibu Hamil

Abstract

Pregnancy is a process in a woman's life that can cause physical and psychological changes that can increase the risk of mental health disorders, one of which is antenatal depression. Antenatal depression not only receives less attention, but data is also difficult to find. Nulliparous pregnant women tend to experience higher levels of mental health problems due to their first pregnancy and childbirth. The purpose of this study was to determine the relationship between parity and depression in pregnant women. This quantitative study used an observational analytical design with a cross-sectional approach. The study population was all pregnant women in their first and third trimesters at the Krapyak Kidul Community Health Center in Pekalongan City. The sample was drawn from a total population of 67 pregnant women. Data were collected using the EPDS questionnaire and analyzed using the Chi-Square test. The results of this study showed that nulliparous pregnant women had a higher risk of depression (65.5%) compared to primiparous/multiparous women (13.2%). The Chi-Square test showed a significant association between parity and depression in pregnant women, with a p-value of 0.000. This indicates a significant association between parity and depression in pregnant women, with nulliparous women at higher risk of depression than primiparous/multiparous women. Suggestions include providing prenatal counseling on healthy pregnancy planning and physical and psychological changes during pregnancy, including education on the signs and symptoms of depression during pregnancy, so that mothers can recognize their psychological condition early.

 

ABSTRAK

Kehamilan adalah suatu proses dalam kehidupan seorang wanita yang dapat menimbulkan perubahan fisik dan psikologis yang beresiko menyebabkan gangguan kesehatan mental salah satunya depresi antenatal. Depresi antenatal selain kurang mendapat perhatian, juga datanya sulit ditemukan. Ibu hamil nullipara cenderung mengalami masalah kesehatan mental lebih tinggi karena menghadapi kehamilan dan persalinan pertama kali. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan paritas dengan terjadinya depresi pada ibu hamil di Puskesmas Krapyak Kidul Kota Pekalongan Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil Trimester I dan ibu hamil Trimester III di wilayah Puskesmas Krapyak Kidul Kota Pekalongan sebanyak 67 ibu hamil . Teknik pengambilan Sample total populasi yang berjumlah 67 ibu hamil. Pengumpulan data untuk variable depresi ibu hamil menggunakan lembar kuesioner EPDS dan data paritas diperolah dari buku KIA serta dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil dari penelitian ini didapatkan ibu hamil nullipara memiliki proporsi resiko depresi lebih tinggi (65,5%) dibandingkan dengan primipara / multipara (13,2%). Uji Chi-Square menunjukkan hubungan yang signifikan antara paritas dengan terjadinya depresi pada ibu hamil dengan p value = 0,000 yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara paritas dengan kejadian depresi pada ibu hamil, dimana kelompok ibu hamil nullipara lebih beresiko mengalami depresi dibandingkan kelompok primipara / multipara. Saran memberikan konseling prenatal tentang perencanaan kehamilan sehat dan perubahan fisik dan psikologis selama kehamilan, termasuk didalamnya edukasi tentang tanda dan gejala depresi selama kehamilan, sehingga ibu dapat mengenali kondisi psikologisnya sejak dini.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adyani, K., Rahmawati, A., & Pebrianti. (2023). Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kesehatan Mental pada Ibu Selama Kehamilan : Literature Review. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 6(6), 1033–1038.

Annerangi, & Helda. (2013). Prevalensi dan Determinan Ansietas dan Depresi Antenatal di Puskesmas Kecamatan Pasar Minggu Tahun 2013. Universitas Indonesia.

Arikalang, F. D., Wagey, F. M. M., & Tendean, H. M. M. (2023). Gambaran Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Primigravida dan Multigravida dalam Menghadapi Persalinan di Indonesia. E-Clinic, 11(3), 283–292. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/eclinic

Asmita, G., Meirany, A., & Jannah, M. (2024). Literature Review: Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kecemasan Ibu Hamil Trimester III. Visikes, 23(1).

Bangsu, T. (2025). Buku Kehamilan dan Persalinan Etnis Rejang (A. S. Putra, Ed.). CV. Sinar Jaya Berseri.

Brunton, R., Simpson, N., & Dryer, R. (2020). Pregnancy-Related Anxiety, Perceived Parental Self-Efficacy and the Influence of Parity and Age. International Journal of Environmental Research and Public Health, 17(18), 6709. https://doi.org/10.3390/ijerph17186709

Hakiki, M., Widiyastuti, N. E., & Danti, R. R. (2021). Buku Ajar Asuhan Kehamilan Sehat Selama Pandemi Covid-19. Guepedia.

Handayani, F. P., & Fourianalistyawati, E. (2018). Depresi dan Kesejahteraan Spiritual pada Ibu Hamil Risiko Tinggi. Psikologi Teori Dan Terapan, 8(2), 145–153.

Herliawati, P. A., Iit, K., Nova, S., Murni, N. N. A., Elo, G. F. B., & Parwati, N. W. M. (2024). Bunga Rampai Kesehatan Mental pada Ibu Hamil dan Ibu Pasca Melahirkan (U. P. Khodijah, Ed.). PT Nuansa Fajar Cemerlang.

Humayun, A., Haider I I, Imran, N., Iqbal, H., & Humayun N. (2013). Antenatal depression and its predictors in Lahore, Pakistan. East Mediterr Health Journal.

Islami, & Ediyono, S. (2022). Faktor Risiko dan Dampak Terjadinya Depresi Antenatal.

Kemenkes. (2022). Perubahan Fisik dan Psikis Pada Ibu Hamil.

Kementrian Kesehatan RI. (2024). Skrening Kesehatan Jiwa Minimal Setahun Sekali.

Komariah, S., & Nugroho, H. (2019). Hubungan Pengetahuan, Usia Dan Paritas Dengan Kejadian Komplikasi Kehamilan Pada Ibu Hamil Trimester III Di Rumah Sakit Ibu Dan Anak Aisyiyah Samarinda. KESMAS UWIGAMA : Jurnal Kesehatam Masyarakat, 5(2), 83–93.

Kusumawati, Y., Dewi, F. S. T., & Widyawati. (2024). Panduan kesehatan mental Ibu Hamil.

Milkhatun, Andriani, D. A., Meritama, N. A., Sari, F. K., Andriani, F. M., & Fadillah, W. (2024). Pendidikan Kesehatan Jiwa Tentang Depresi pada Masyarakat Wilayah Puskesmas Karang Asam Samarinda. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 3(2).

Murgiati, Wahyuni, R., Hayati, I., & Risnawati. (2023). Hubungan Paritas dan Usia Kehamilan dengan Tingkat Depresi Pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Talisayan. Jurnal Sehat Indonesia, 5(01).

Nakamura, Y., Okada, T., Morikawa, M., Yamauchi, A., Sato, M., Ando, M., & Ozaki, N. (2020). Perinatal depression and anxiety of primipara is higher than that of multipara in Japanese women. Scientific Reports.

Nath, A., Venkatesh, S., Balan, S., Metgud, C. S., Krishna, M., & Murthy, G. V. S. (2019).

The prevalence and determinants of pregnancy-related anxiety amongst pregnant women at less than 24 weeks of pregnancy in Bangalore, Southern India. International Journal of Women’s Health, Volume 11, 241–248. https://doi.org/10.2147/IJWH.S193306

Novianti, R., & Wahyuntari, E. (2024). Hubungan Paritas Dengan Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Trimester III Dalam Menghadapi Persalinan Di Puskesmas Mlati II Sleman. Jurnal Kesehatan Masyarakat Seroja Husada, 1(6), 156–166.

Oxorn, H., & Forte, W. R. (2015). Ilmu Kebidanan: Patologi dan Fisiologi Persalinan (M. Hakimi, Ed.). CV Andi Offset.

Park, S.-H., & Kim, J.-I. (2023). Predictive validity of the Edinburgh postnatal depression scale and other tools for screening depression in pregnant and postpartum women: a systematic review and meta-analysis. 307(5), 1331–1345.

Pranoto, H. H., Pratiwi, N. R., & Masruroh. (2022). Efektifitas Jejaring Sosial Whatsapp dalam Peningkatan Pengetahuan Remaja Tentang Kesehatan Reproduksi. 5(2).

Prawirohardjo, S. (2016). Ilmu Kebidanan (4th ed.). PT. Bina Pustaka.

Ratnawati, A., Nastiti, A. A., Wardiyah, A., Indriyani, D., Lutji, I. D. R., Rahayu, K. D., Latifah, L., & Vianti, R. A. (2020). Asuhan Keperawatan Maternitas, Kehamilan Risiko Tinggi, Diagnosis NANDA - I, Hasil NOC, Tindakan NIC. EGC.

Sitawati, Ath Thaariq, N. A., Eliagita, C., Wahyuni, R., Mursyida, R., Rohaeni, E., Sari, N., & Sulistyaningsih, S. H. (2023). Asuhan Kebidanan Pada Kehamilan Untuk Ibu dan Generasi Sehat. Nuansa Fajar Cemerlang.

Sunaryanti, S. S. H., & Iswahyuni, S. (2018). Perbedaan Tingkat Risiko Depresi Ibu Hamil Primigravida dan Multigravida pada Trimester III Usia Kehamilan di Puskesmas Sibela Surakarta. Avicenna Journal of Health Research, 1(2), 73–81.

Surjaningrum, E. R., Riyanto, E. D., Yusof, J., & Mujahadah, H. (2024). Perinatal depression screening by health cadres in Indonesia: EPDS or Whooley? Journal of Public Mental Health , 23(3), 264–276.

Syamsudin, F., & Ernawati, D. (2025). Hubungan Paritas Dengan Kesehatan Mental Ibu Hamil di Puskesmas Kasihan 1 Kabupaten Bantul. Jurnal Ilmu Kebidanan Dan Kesehatan, 16(02), 154–165.

WHO. (2018). Maternal health. Retrieved from Mental Health and Substance Use.

WHO. (2022). Mental Disorders.

Windayanti, H., Widayati, & Kristiningrum, W. (2021). Perbedaan Kecemasan Ibu Hamil Sebelum dan Setelah Melakukan Prenatal Yoga. 5(2).

Zulaiha, L. S. (2025). Hubungan antara Paritas, Usia, dan Tingkat Pendidikan dengan Risiko Depresi Antenatal pada Ibu Hamil di Situbondo. http://www.lib.unair.ac.id/

Downloads

Published

2026-03-28

How to Cite

Nurul Firdaus, & Masruroh. (2026). Hubungan Paritas dengan Terjadinya Depresi pada Ibu Hamil di Puskesmas Krapyak Kidul Kota Pekalongan: The Relationship Between Parity and the Occurrence of Depression in Pregnant Women at the Krapyak Kidul Community Health Center, Pekalongan City. Journal of Holistics and Health Sciences, 8(1), 111–122. https://doi.org/10.35473/jhhs.v8i1.717

Most read articles by the same author(s)